Breaking News:

Berita Batang

Kawasan Industri Batang Jadi Percontohan, Jokowi: Pabrik Kaca Terbesar se-Asia Dibangun Mei 2021

Kawasan Industri Batang akan dijadikan contoh pembangunan kawasan industri di daerah lain di Indonesia.

HO HUMAS JATENG
Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Rabu (21/4/2021). Dalam kunjungan itu, hadir pula Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Bupati Batang Wihaji, jajaran direksi PTPN, serta manajemen Grand Batang City. 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, BATANG - Kawasan Industri Batang akan dijadikan contoh pembangunan kawasan industri di daerah lain di Indonesia. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Rabu (21/4/2021).

"Ini akan kami jadikan contoh untuk nanti kawasan industri yang lain, baik di Jawa maupun luar Jawa," kata Presiden Joko Widodo.

Dalam kunjungan itu, hadir pula Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Bupati Batang Wihaji, jajaran direksi PTPN, serta manajemen Grand Batang City.

Bahkan pada Mei mendatang, akan ada peletakan batu pertama perusahaan industri kaca di Kawasan Industri Batang. Industri kaca yang akan dibangun itu merupakan industri kaca terbesar se-Asia Tenggara. Setelah itu pada Juni, Juli dan selanjutnya juga akan dibangun perusahaan lain.

Baca juga: 6 Shio Ini Diramal Kurang Beruntung Secara Finansial Kamis 22 April 2021, Salah Satunya Shio Kambing

Baca juga: Cek Keberuntungan 12 Shio Kamis 22 April 2021: 9 Shio Beruntung Esok Hari, Shio Macan Mencapai Hasil

Baca juga: Sepanjang 2020, 5 ASN Sampang Pangkatnya Dicabut Secara Tidak Hormat, Delapan Lainnya Diberi Hukuman

Baca juga: Makna Hari Kartini bagi Afifatus Syarifah, KDR Pramuka IAIN Madura: Jadi Perempuan Tak Boleh Lemah

"Semoga ini akan menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya dan bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional kita," kata Jokowi.

Sementara itu, Ganjar mengatakan progres pembangunan kawasan industri dengan luas 4300 hektar itu berjalan bagus. Presiden Jokowi, lanjut Ganjar, senang dengan progres tersebut.

"Dalam waktu sembilan bulan, sudah ada 450-an zona sudah beres. Dan sudah ada investor mau masuk. Tentu kami di daerah akan mendukung penuh," kata Ganjar.

Ia berharap, keberadaan kawasan industri ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jateng, karena nantinya kawasan itu akan diisi oleh perusahaan-perusahaan berkelas ekspor.

"Tentu ini opportunity (kesempatan) bagi pertumbuhan ekonomi Jateng. Kami terima kasih kepada Presiden yang memiliki perhatian penuh soal ini, termasuk BKPM, PUPR dan lainnya," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved