Breaking News:

Berita Pamekasan

Sebanyak 4500 KPM PKH di Kabupaten Pamekasan Tidak Bisa Cairkan Bantuan Tahap Dua, Ini Penyebabnya

Sebanyak 4500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pamekasan, Madura dipastikan tidak bisa menerima bantuan Program Keluarga Harapan tahap kedua.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Koordinator Pendamping PKH Pamekasan, Hanafi. 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 4500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pamekasan, Madura dipastikan tidak bisa menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahap kedua tahun 2021. 

Penyebabnya, ribuan data KPM PKH tersebut rata-rata terblokir secara otomatis oleh sistem. 

Sebab, adanya double (ganda) bantuan dan tidak sinkronnya data penerima manfaat dengan data Disdukcapil setempat.

Baca juga: Lirik Lagu Religi Terpopuler Bila Tiba dari Ungu, Cocok Didengarkan di Bulan Ramadan 1442 H

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Kamis 22 April 2021, Leo Jangan Meragukan Kesetiaan Kekasihmu, Aries Sensitif

Baca juga: Arti Mimpi Menangis, Pertanda Apa? Ternyata Kesembuhan Emosi hingga Dapat Kabar Baik dan Kebahagiaan

Koordinator Pendamping PKH Pamekasan Hanafi mengatakan, berdasarkan data bayar yang sudah diterima pihaknya sebanyak 52.206 KPM dengan total anggaran Rp 35,9 miliar. 

Sementara, hasil data bayar atau final closing yang sudah pihaknya input ada sekitar 4.500 KPM yang tidak terbayar.

"Tahap kedua ini, ada sekitar 4500 ribu KPM PKH yang tersebar di 13 kecamatan yang berada di Kabupaten Pamekasan yang tidak bisa dicairkan," kata Hanafi kepada TribunMadura.com, Rabu (21/4/2021).

Menurutnya, KPM yang tidak bisa mencairkan bantuan tersebut disebabkan adanya trouble pada saldo rekening bank (terblokir). 

Selain itu, disebabkan ketidak seimbangan antara data penerima bantuan dengan data yang ada di Disdukcapil setempat.

"Posisi saldo terakhir tidak melakukan transaksi ditahap sebelumnya. Hal itu disebabkan penerima bantuan PKH mendapat bantuan UMKM, sehingga mereka tidak bisa mencairkan PKH dan terblokir secara otomatis," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved