Breaking News:

Berita Trenggalek

Musala di Trenggalek Diminta Buka Pelaksanaan Salat Idul Fitri, Cegah Kerumunan Jemaah di 1 Titik

Seluruh musala yang ada di Kabupaten Trenggalek diminta menggelar salat Idul Fitri ketika Lebaran 2021.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ilustrasi - Umat Muslim saat melaksanakan ibadah salat Id 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Seluruh musala yang ada di Kabupaten Trenggalek diminta menggelar salat Idul Fitri ketika Lebaran 2021.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, sama seperti tahun sebelumnya.

Mochamad Nur Arifin berharap, salat Idul Fitri yang digelar di banyak titik, dapat meminimalisir kerumunan jemaah yang berlebihan.Sehingga risiko penularan dan penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

Baca juga: Sehari Menghilang, Pencari Rumput Tertimbun Tanah Longsor Sedalam 1,5 Meter di Ampelgading Malang

Baca juga: Pemprov Jatim Belum Terima Laporan Nama Warga Jawa Timur yang Berada di Kapal Selam KRI Nanggala 402

“Dengan digelarnya salat id hingga di tingkat lingkungan terkecil, yakni di musala, maka akan membuat kontrol terhadap protokol kesehatan (prokes) lebih mudah dilakukan,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, Kamis (22/4/2021).

Dengan begitu, titik pelaksanaan salat id di Kabupaten Trenggalek akan semakin banyak. Sebelum masa Covid-19, salat id biasanya hanya di gelar di masjid dan lapangan.

“Di masa pandemi ini, saya serasa senang apabila saat salat id tidak dilakukan di satu tempat di tiap desa,” sambungnya.

Memfungsikan musala dan surau sebagai tempat salat id diyakini akan memberi dampak positif terhadap upaya penekanan risiko penularan Covid-19.

Menurut Mas Ipin, salat id di musala biasanya akan diikuti oleh jamaah di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Mereka adalah orang yang sudah saling mengenal dan berinteraksi sehari-hari.

Baca juga: Banyuwangi Jadi Crisis Centre SAR Kapal Selam KRI Nanggala, Beberapa Tenda Didirikan di Pintu Masuk

Baca juga: Ngakunya Biar Rileks saat Berpuasa, Pria di Malang ini Konsumsi Ganja, Simpang Bukti di Daun Talas

“Sehingga Covid-19 bisa lebih terkontrol,” ucap Mas Ipin.

Pada tahun lalu, Mas Ipin bersama keluarga dan beberapa pegawai di lingkungan pendopo menggelar salat id di Pendopo dengan jumlah jamaah yang kecil.

Besar kemungkinan untuk Lebaran mendatang, ia akan kembali mengikuti cara beribadah yang sama seperti tahun lalu.

“Hal seperti ini juga ada hikmahnya untuk saya. Sehingga saya bisa menjadi imam dan khatib untuk keluarga saya sendiri karena menggelar salat id di Pendopo,” sambung dia.

Terakhir, Mas Ipin juga meminta agar warga lebih arif dalam memandang budaya Lebaran di tengah pandemi.

Ia turut meminta agar masyarakat mengikuti Hari Raya di lingkungan terkecil dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (fla)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved