Breaking News:

Berita Sumenep

Curhat Guru Honorer Soal Kesejahteraan, ada Tiga Poin Penting, Soal Sejahtera Hingga BPJS

Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) serap aspirasi pendidikan tematik dengan tema "Guru honorer dalam kebijakan pendidikan Sumenep'

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
DPKS Gelar serap aspirasi dari guru honorer yang tergabung dalam Forum Guru Honorer Non K2 Sumenep pada hari Jumat (23/4/2021). 

Dari itu, dengan adanya aspirasi yang disampaikan langsung melalui DPKS ini diharapkan bisa menjembatani atau bisa disampaikan langsung ke Pemerintah, khususnya untuk Bapak Bupati Sumenep.

"Tiga poin dari kesimpulan pertemuan ini, kami berharap DPKS ini setidaknya bisa menjembatani kami ke Bapak Bupati Sumenep, baik ke Dinas Pendidikan dan BKD," harapnya.

Sekretaris DPKS, Mohammad Suhaidi mengtakan, dengan keluhan atau persoalan yang terjadi pada guru honorer non K2 itu pihaknya berjanji akan mengawal langsung.

"Barusan sudah banyak persoalan yang disampaikan oleh teman-teman guru honorer non K2, mulai dari kesejahteraan, keadilan, legalitas dan masa depannya disampaikan ke kami," kata Mohammad Suhaidi.

Pria yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu kampus di wilayah Keraton Sumenep ini mengaku dalam waktu dekat akan menyampaikan pada pemerintah daerah persoalan tersebut.

"Kami akan menyampaikan persoalan-persoalan para guru honorer non K2 ini pada pemerintah daerah, pada Bapak Bupati atau pada tim ahli bapak Bupati di bidang pendidikan. Kenapa, karena ini menjadi perhatian kita bersama sebagai pejuang bangsa m3ncerdaskan anak didiknya," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved