Berita Lamongan

4 Titik Penyekatan di Kabupaten Lamongan, Perbatasan Mojokerto, Gresik hingga Lamongan Dijaga Ketat

Satlantas Polres Lamongan mendirikan pos penyekatan di 4 titik perbatasan Kabupaten Lamongan.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
ilustrasi - penyekatan larangan mudik Lebaran 2021 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Satlantas Polres Lamongan melakukan sosialisasi terkait larangan mudik Lebaran 2021.

Imbauan arangan mudik Lebaran 2021 juga dilakukan Satlantas Polres Lamongan melalui unggahan video pendek.

Selain itu, Satlantas Polres Lamongan juga mendirikan pos penyekatan di 4 titik perbatasan Kabupaten Lamongan.

"Mereka yang tetap melanggar dan tetap melintas untuk mudik harus balik kanan," kata Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Fybrien Senja Indah Lestari kepada Surya.co.id ( TribunMadura.com grup), Sabtu (24/4/2021).

Baca juga: Titik Penyekatan Perbatasan Gresik Ditambah, Total 8 Pos Siap Dibangun di Wilayah Batas Aglomerasi 

Baca juga: Ada Penyekatan di Perbatasan Jember - Lumajang, Polisi Dirikan Pos Pantau Cegah Pemudik saat Lebaran

Baca juga: Korban Kapal Selam KRI Nanggala Kapten Laut (E) Yohanes Heri Dikenal Tetangga Sosok Baik dan Ramah

Gabungan petugas, Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinkes melakukan tindakan ketat dan tegas pada siapa pun yang diketahui melintas untuk mudik.

Kabupaten Lamongan masuk rayon VI.

Pengawasan dilakukan dengan menghentikan semua kendaraan yang melintas pada 4 pos penyekatan, dari arah Barat, Timur, Utara dan Selatan.

Penyekatan itu diberlakukan di perbatasan dengan Gresik di wilayah Utara dan Selatan, perbatasan Mojokerto dan perbatasan dengan wilayah Jombang.

Di 4 titik pos tersebut adalah pos penyekatan untuk memprotek para pemudik yang tetap nekad untuk mencoba lolos.

"Jangan harap mereka (pemudik, red) bisa masuk dan melintas di wilayah Lamongan. Tidak ada ampun, silakan balik kanan, " katanya.

Fybrien menambahkan, pelaksanaan penyekatan dimulai 6 - 17 Mei 2021.

Petugas yang disiagakan di pos penyekatan, jika mungkin tidak akan melakukan pemeriksaan secara acak.

Baca juga: Program Pertanian Terintegrasi di Ponpes, Cukup Titip Sapi, Wali Santri Tak Perlu Bayar Pendidikan

Baca juga: Sebelum Meninggal Dunia, Henry Boomerang Mengalami Koma Akibat Pecah Pembuluh Darah Saraf Otak

Namun dilakukan dengan sangat ketat dan kehati-hatian. Tetap dengan humanis dan mengedepankan pola persuasif edukatif.

"Di pos penyekatan juga akan dilakukan upaya tes cepat (rapid test) ataupun tes antigen, utamanya bagi pengendara yang berasal dari kawasan luar Lamongan, " katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved