Breaking News:

Berita Malang

Ungkapan Syukur Warga Terdampak Gempa di Malang Kala Menerima Bantuan Rumah Darurat Tanggap Bencana

Sejumlah warga terdampak gempa bumi di Pamotan, Kabupaten Malang bersyukur telah mendapatkan bantuan rumah darurat tanggap bencana dari relawan.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Relawan membuat jendela pada rumah darurat tanggap bencana berdinding terpal dan asbes di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (23/4/2021). Sebanyak 18 unit rumah tanggap bencana sumbangan pihak swasta didirikan di wilayah ini untuk menampung korban gempa bumi yang rumahnya rusak berat dan tidak dapat ditinggali. 

Reporter: Rifky Edgar| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sejumlah warga terdampak gempa bumi di Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang bersyukur telah mendapatkan bantuan rumah darurat tanggap bencana dari relawan.

Rumah darurat tersebut berada di tengah perkampungan penduduk yang saat ini sedang dilakukan proses pengerjaan.

Ketua RT setempat Isdianto mengatakan, sedikitnya terdapat 18 rumah darurat yang bakal dibangun di kampungnya.

"Sebelum adanya rumah darurat ini kami sempat ditawari dulu oleh relawan. Karena usai kejadian gempa tersebut, banyak warga yang mendirikan tenda darurat di depan rumahnya," ucapnya, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib di Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, Sabtu 24 April 2021

Baca juga: Nathalie Holscher Pergi dari Rumah Sule, Putri Delina: Buat yang Bilang Bego, Jahat, Terima Kasih

Baca juga: Kepincut Daun Muda, Ustaz Abdul Somad Dikabarkan Akan Menikahi Gadis Jombang yang Berusia 19 Tahun

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Minggu 25 April 2021, Pisces Tak Bisa Penuhi Janji, Capricorn Membalas Dendam

Di daerah rumah Isdianto, tercatat ada sebanyak 48 rumah yang rusak dari 80 rumah yang ada.

Kebanyakan rumah tersebut mengalami retak di bagian tembok, dengan tingkatan kerusakan ringan hingga berat.

Sejumlah warga pun hingga kini terlihat sedang memperbaiki rumahnya yang rusak.

"Setelah ditawari itu saya berminat. Saya tidak tega melihat warga saya hidup di tenda darurat buatan sendiri. Akhirnya dibangunkan rumah darurat ini," ucapnya.

Rumah darurat yang dibangun oleh relawan tersebut memiliki ukuran 3x4 meter.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved