Breaking News:

Berita Sampang

Anggaran Pembelanjaan Buku di Disarpus Sampang Dipangkas Hingga 40 Persen Akibat Pandemi

Covid-19 berdampak pada pemangkasan anggaran dalam pembelanjaan buku di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Sampang.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Pengunjung saat berada di Ruang Baca Disarpus Sampang, Jalan KH. Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura 

Reporter: Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) hingga saat ini masih mewabah di Indonesia terutama Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (25/4/2021).

Akibatnya berdampak pada berbagai sektor, salah satunya pemangkasan anggaran dalam pembelanjaan buku di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Sampang.

Kasi Layanan Perpustakaan Disarpus Sampang, Holil mengatakan, bahwa pada 2021, pembelanjaan buku di Disarpus Sampang senilai Rp. 170 juta.

Kemudian direfokusing sebesar 40 persen atau Rp. 70 juta akibat adanya wabah Covid-19.

Baca juga: Serda Eko Prasetyo Asal Bangkalan Tergabung dalam KRI Nanggala-402, Tetangga Gelar Istighosah

Baca juga: Performa Liverpool Angin-Anginan, Gelandang Ungkap Penyebab, Mulai dari Kebobolan Hingga Loyo

Baca juga: Sosok Calon Mertua Ustadz Abdul Somad di Mata Tetangga, Mantan Ketua RW yang Baik dan Humoris

"Recofusing merupakan ketentuan dari pemerintah sehingga anggaran pembelanjaan buku tahun ini tersisa Rp. 100 juta," ujarnya. 

Dirinya mengungkapkan, hasil pembelian buku tersebut tidak sebanding dengan perencanaan pembelanjaan di awal.

Sebab, direncakan pembelian buku pada 2021 ini ditargetkan mencapai 1.000 buku lebih.

"Akibat direcofusing pembelanjaan buku hanya mampu membeli 1.000 buku dan sudah kami belanjakan," ungkapnya.

"Dengan adanya recofusing pembelanjaan buku dilakukan sekaligus, beda dengan sebelumnya yang bertahap sebanyak tiga kali," imbuh dia.

Lebih lanjut, dalam pembelanjaan 1.000 buku itu berdasarkan catatan pengunjung dan masukan dari lembaga atau sekolahan.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena koleksi buku di Disarpus Sampang tidak begitu lengkap dan tak update.

"Untuk jumlah judul buku saat ini sebanyak 11,535 dan jumlah buku sebanyak 41,115," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved