Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Satu Personel KRI Nanggala-402 dari Bangkalan, Istri Serda Eko Prasetyo: Semoga Lekas Ditemukan

Nama Serda Eko Prasetyo (34) tergabung dalam 53 personel Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang kontak.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Pipin Tri Anjani
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Dewi Nurista Priswantini (32) bersama suaminya, Serda Eko Prasetyo. 

Reporter: Ahmad Faisol I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Nama Serda Eko Prasetyo (34) tergabung dalam 53 personel Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang kontak saat menggelar latihan kapal selam TNI AL di Laut Bali pada Rabu (21/4/2021) Wita.

Serda Eko merupakan warga Perum Pondok Halim II D5-01, Desa/Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Senyum lepas dari wajah polos dua bocah di teras rumah seakan menyambut awan mendung yang mulai perlahan menggelayut dan menutupi panas terik matahari di langit Kota Bangkalan, Minggu  (25/4/2021) siang.

Latif (6) dan Lani (3), begitulah Dewi Nurista Priswantini (32) akrab memanggil dua buah hatinya.

Baca juga: Inilah Daftar Nama 53 Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang Tenggelam, Ada Nama Komandan Kapal

Baca juga: Pesan Terakhir Faqihudin, Kelasi I dari KRI Nanggala 402 yang Tenggelam, Sempat Minta Ini ke Ayahnya

Keduanya lalulang keluar-masuk rumah di saat ibunya \sedang menemui sejumlah teman kerjanya, sesama tenaga pengajar di salah satu SMA swasta di Kecamatan Tragah.

“Itu putra pertama, kami panggil Latif, ia berusia enam tahun. Itu adiknya, kami panggil Lani, berusia tiga tahun,” ungkap Rista kepada Surya (grup TribunMadura.com) seusai mengantarkan rekan-rekan kerjanya berlalu dari teras rumahnya.

Beban berat tergambar jelas dari wajah Dewi. Meski demikina, ia tetap ramah mempersilahkan Surya memasuki ruang tamu.

Sebuah televisi yang ditempel di dinding ruang tamu, dibiarkan menyala dengan tayangan informasi terkini terkait keberadaan KRI Nanggala-402.

“Semoga suami (Eko Prasetyo) lekas ditemukan dan pulang dengan kondisi sehat wal afiat. Kepada masyarakat, minta doa sebanyak-banyaknya. Karena yang bisa dilakukan saat ini adalah berdoa,,” tuturnya.

Baca juga: Evakuasi Kapal Selam KRI Nanggala 402 Tenggelam Terbilang Riskan dan Punya Tingkat Kesulitan Tinggi

Eko Prasetyo merupakan prajurit TNI AL kelahiran Kebumen, Jawa Tengah di tahun 1987.

Ia berdinas di Kesatuan Kapal Selam, Armatim Surabaya. Ia adalah Juru Komunikasi II saat bertugas melaksanakan penembakan Torpedo SUT Kepala Latihan dan Kepala Perang dalam KRI Nanggala-402.

Rista menjelaskan, suaminya bertolak dari rumahnya pada Senin (19/4/2021) pagi. Ia mendapatkan informasi tentang KRI Nanggala-402 kehilangan kontak dari kantor kedinasan Eko pada Rabu (21/4/2021) sore.

“Seperti biasa, suami berpamitan untuk berlayar. Barulah Rabu sore saya dikabari. Semenjak Kamis usai Salat Tarawih, warga menggelar istighasah bersama. Saya tetap berharap suami segera ditemukan,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved