Breaking News:

Berita Sampang

Mantan Kades di Sampang Ditetapkan sebagai Tersangka Penggelapan Mobil Perusahaan, Ini Kronologinya

Mantan Kepala Desa Bancelok di Sampang, Ismail kini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil.

Polres Sampang
Ismail (tengah) saat diamankan Tim Satreskrim Polres Sampang pada 23 April 2021, sekitar pukul 12.30 WIB. 

Reporter: Hanggara Pratama| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Mantan Kepala Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura bernama Ismail kini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil.

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil yang menjerat Ismail berawal dari PT Sejahtera Jaya Alim Mix, Senin (26/4/2021).

Public Relations PT Sejahtera Jaya Alim Mix, Abdul Azis Agus Priyanto mengatakan pihaknya meyakini dengan dilakukan penegakan hukum sekaligus penetapan tersangka terhadap yang bersangkutan tentu penyidik sudah mengantongi sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah.

Baca juga: Dinyanyikan Awak KRI Nanggala-402, Ini Lirik Lagu Sampai Jumpa Endank Soekamti Tentang Perpisahan

Baca juga: Tetap Waspada Mutasi Baru Virus Corona, Wali Kota Malang Sutiaji Minta Masyarakat Jangan Mudik

Baca juga: Sosok Raditaka Mardyansah, Awak KRI Nanggala-402: 2 Kali Gagal Masuk TNI hingga Jadi Tulang Punggung

Baca juga: Awak KRI Nanggala-402 asal Tuban yang Tenggelam di Bali Sempat Belikan Mukena untuk Sang Ibunda

Sehingga, dirinya mengapresiasi kerja cepat dan tepat Jajaran Satreskrim Polres Sampang dengan melakukan penegakan hukum.

"Sebelumnya, direktur maupun saya sudah dimintai keterangan di ruang Unit 1 Pidumboleh penyidik Satreskrim pada 19 ajuni 2020 silam," ujarnya.

Ia menambahkan, kasus itu berawal saat Ismail masih menjabat Kepala Desa Bancelok dan melakukan pemesanan produk batching plant atau pabrik beton.

"Dia memesan untuk paket pekerjaan jalan lingkungan dengan volume sebesar 56 meter yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019," tuturnya.

Akan tetapi, sampai tutup tahun anggaran Ismail tidak memenuhi kewajiban, sehingga berbagai upaya sudah ditempuh tapi tidak membuahkan hasil. 

Selanjutnya, ada titipan mobil yang dijadikan jaminan pembayaran namun dijual dan dari hasil penjualannya pun tidak diberikan kepada PT Sejatera Jaya Alim Mix.

Halaman
12
Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved