Breaking News:

Virus Corona di Malang

Tetap Waspada Mutasi Baru Virus Corona, Wali Kota Malang Sutiaji Minta Masyarakat Jangan Mudik

Wali Kota Malang, Sutiaji mengingatkan masyarakat agar menunda dahulu keinginan untuk Mudik Lebaran 2021 nanti. Waspada mutasi baru virus corona.

Humas Polresta Malang Kota
Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata saat mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang digelar di Halaman Depan Balaikota Malang, Senin, (26/04/2021). 

Reporter: Rifky Edgar I Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji kembali mengingatkan masyarakat agar menunda dahulu keinginan untuk Mudik Lebaran 2021 nanti.

Larangan mudik tersebut disampaikannya saat menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang digelar di Halaman Depan Balai Kota Malang, Senin, (26/04/2021).

Baca juga: Sosok Raditaka Mardyansah, Awak KRI Nanggala-402: 2 Kali Gagal Masuk TNI hingga Jadi Tulang Punggung

Baca juga: Awak KRI Nanggala-402 asal Tuban yang Tenggelam di Bali Sempat Belikan Mukena untuk Sang Ibunda

Baca juga: Berlaku Larangan Mudik Lebaran 2021, Polres Tulungagung Fokus Penyekatan Lapis Kedua dan Jalan Tikus

Baca juga: Ramalan Zodiak Lengkap Selasa 27 April 2021, Taurus Melamun dan Berfantasi, Pisces Jadi yang Terbaik

Sutiaji serius melakukan upaya pengendalian Covid-19, terutama pada saat mudik lebaran. Karena hal ini sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat.

"Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa kita tidak main-main dengan larangan mudik itu. bahkan sudah ada adendum yang sebetulnya sudah mulai tanggal 22 kemarin. Plus lebaran juga ditambah lagi. Jadi plus lebaran itu sampai tanggal 14," ucapnya.

Sutiaji mengkhawatirkan, nantinya akan terjadi penyebaran Covid-19 apabila ada masyarakat yang nekat untuk mudik.

Apalagi berdasarkan informasi terbaru saat ini, ada mutasi baru virus corona di Kota Malang yang datangnya dari eropa.

Bukan dari Wuhan, China.

Kasus ini kerap di temui di sejumlah rumah sakit di Kota Malang. Di mana hasil swab tes pasien dinyatakan negatif di awal.

Akan tetapi berselang beberapa hari kemudian hasilnya positif dengan kondisi pasien yang telah kritis.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved