Breaking News:

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Tenggelam

Gelar Doa Bersama di Rumah Serda Eko Prasetyo, Ketua DPC PKB Bangkalan Serahkan Buku Tabungan

Ketua DPC PKB Bangkalan menyerahkan buku tabungan kepada Dewi Nurista Priswantini (32), isteri almarhum personil Kapal Selam KRI Nanggala-402.

SURYA/Ahmad Faisol
Anak pertama almarhum Serda Kom Eko Prasetyo, Latif (kaos merah) duduk di hadapan para pimpinan dan Ketua DPC PKB Kabupaten Bangkalan, H Syafiuddin Asmoro saat menggelar tahlil dan doa bersama di rumah duka, Rabu (28/4/2021) 

Reporter: Ahmad Faisol I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bangkalan, H Syafiuddin menyerahkan buku tabungan Bank Mandiri kepada Dewi Nurista Priswantini (32), isteri almarhum personil Kapal Selam KRI Nanggala-402, Serda Kom Eko Prasetyo di rumah duka, Perum Pondok Halim II/D5-01, Desa/Kecamatan Burneh, Rabu (28/4/2021).

H Syafiuddin mengungkapkan, kehadiran rombongan pimpinan DPC PKB Bangkalan merupakan wujud ungkapan bela sungkawa sekaligus mewakili Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang juga turut larut dalam duka mendalam atas gugurnya Serda Kom Eko Prasetyo.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya, mudah-mudahan Serda Eko mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah. Dua anak yatim ini menjadi tanggung jawab partai kami dan negara,” ungkap H Syafi.

Serda Kom Eko Prasetyo dinyatakan gugur oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama 53 personil Kapal Selam KRI Nanggala-402, Minggu (25/4/2021). Prajurit TNI AL kelahiran Kebumen, Jawa Tengah di tahun 1987 itu meninggalkan dua anak; Latif berusia 6 tahun dan Lani berusia 3 tahun.

Baca juga: Sebelum Bertugas di KRI Nanggala 402, Serda Ttu Lutfi Anang Pamit ke Istri, Minta Doa Supaya Selamat

Baca juga: Polres Pamekasan, Pemkab Bersama Tokoh Agama Gelar Doa Bersama untuk 53 Awak Kapal KRI Nanggala 402

H Syafi menjelaskan, anak yatim dan janda dari almarhum bukan saja menjadi tanggung jawab perseorangan atau keluarga di sini, tetapi tanggung jawab bersama. PKB siap ‘osong-osong lombung’ (bersinergi).

“PKB ingin betul-betul hadir agar dirasakan masyarakat, membantu kelurga terdampak Covid-19 ataupun keluarga patriot KRI Nanggala yang gugur,” jelasnya.

Turut bersama H Syafi, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Bangkalan, KH Mondir Rofii, Ketua Dewan Tanfidz, H Farouq Alkomi, Bendahara Khotib Marzuki, Sekretaris Rofik, serta tiga Wakil Ketua; KH Abdul Kadir Rofii, H Ibnu Malik, dan H Mahmudi Nazir. Hadir pula salah seorang perwakilan dari Bank Mandiri.

Rombongan petinggi DPC PKB Bangkalan itu mengawali ta’ziyah dengan gelaran tahlil dan doa bersama di hari keempat setelah almarhum Serda Kom Eko Prasetyo dinyatakan gugur.

Surah pembuka, Al Fatihah dibacakan Ketua Dewan Syuro KH Mondir Rofii.  

Belasan karangan bunga duka cita nampak memadati hingga di teras rumah duka. Mulai Bupati Bangkalan dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta Ketua Umum Dharma Pertiwi hingga karang bunga duka cita dari Presiden Joko Widodo beserta keluarga.

“Teman-teman pengurus DPC PKB Bangkalan ada sedikit rezeki yang kami berikan dalam bentuk tabungan senilai Rp 10 juta. Mudah-mudahan sedikit meringankan ibu dan anak-anaknya. Kami terus memantau keluarga ini dan insyaalah kalau ada rezeki kami akan kembali,” pingkasnya. 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved