Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Angka Kematian Naik Signifikan. BPBD Ponorogo Kewalahan Menguburkan Jenazah Pasien Covid-19

BPBD Ponorogo mengakui kewalahan menguburkan jenazah pasien Covid-19. Dalam sehari Tim BPBD melakukan pemakaman 10 jenazah pasien Covid-19.

Dok PMI Jember
Ilustrasi - BPBD Ponorogo mengakui kewalahan menguburkan jenazah pasien Covid-19. Dalam sehari Tim BPBD melakukan pemakaman 10 jenazah pasien Covid-19. 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - BPBD Ponorogo mengakui kewalahan menguburkan jenazah pasien Covid-19.

Puncaknya, Rabu (28/4) kemarin, dalam sehari tim BPBD melakukan pemakaman 10 jenazah pasien Covid-19.

Di samping itu, angka kematian kasus Covid-19 atau Case Fatality Rate (CFR) di Kabupaten Ponorogo naik signifikan.

"Kemarin hari Rabu (28/4/2021) itu yang terbanyak sampai 10 (jenazah). Sebelumnya tanggal 1 ada 8 (jenazah) dan tanggal 5 ada 9 jenazah," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Kamis (29/4/2021).

Budi menyebutkan, pada bulan April ini sudah ada 119 jenazah Covid-19 yang dimakamkan.

Padahal jumlah kumulatif kematian akibat Covid-19 selama Pandemi berjumlah 287 kasus.

Baca juga: Heboh Keluarga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSI Garam Kalianget Sumenep, Satgas Menyayangkan

Sehingga 40 persen lebih jumlah kumulatif kematian ada di Bulan April.

"Bulan ini rekor dibandingkan bulan-bulan sebelumnya," lanjutnya.

Budi mengakui dengan tingginya angka kematian tersebut mengakibatkan tim pemakaman BPBD kewalahan.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved