Breaking News:

Pelaku Pembunuhan di Sumenep

Buntut Pembunuhan Bocah 4 Tahun, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Berlapis: Kita Tidak Terima

Pasalnya, keluarga korban menyebutkan jika pelaku ini tak hanya membunuh anak yatim yang ditinggalkan ayahnya sejak usianya masih satu tahun.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Tersangka pembunuhan sadis bocah 4 tahun, SL yang merupakan seorang ibu muda, (kanan) sumur tua lokasi mayat bocah 4 tahun yang dibuang 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Keluarga bocah 4 Tahun menyatakan prihatin atas perlakuan keji SL (30) yang tega membunuh Selfi Nor Indasari hingga asal Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura.

Keluarga korban ini mendesak polisi, agar SL harus dikenakan pasal berlapis.

Pasalnya, keluarga korban menyebutkan jika pelaku ini tak hanya membunuh anak yatim yang ditinggalkan ayahnya sejak usianya masih satu tahun.

Tapi pelaku (SL) kata kelurganya, telah tega menganiaya, memfitnah atau mencemarkan nama baik dengan isu perselingkuhan Ibu korban dan merampas emas perhiasan bocah 4 tahun tersebut.

"Kami tidak terima, kami menuntut keadilan pada pihak berwajib. Keluarga korban sangat menolak pernyataan itu (pengakuan SL) karena tidak benar," kata Toyyiba saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Jumat (30/4/2021).

Toyyiba, yang mengaku sepupu dari Ibu korban ini menegaskan jika Ibu korban tidak merasa ada hubungan spesial sama suaminya SL.

"Pengakuan pelaku pada polisi, ya tidak terimalah, karena pengakuannya itu tidak benar. Itu kan fitnah mencemarkan nama baik," katanya.

Atas nama keluarga korban bocah 4 Tahun itu, Toyyiba mendesak polisi untuk menghukum SL seberat-beratnya.

"Kita menuntut keadilan, karena ini bukan hanya perlindungan anak. Tapi ini menyangkut pembunuhan, perampasan dan juga penganiayaan. Apalagi ini nambah lagi menfitnah mencemarkan nama baik, kita tidak terima," desaknya.

Diberitakan sebelumnya, seorang Ibu muda asal Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep Madura yakni SL terancam hukuman 15 Tahun penjara.

Pasalnya, Ibu beranak dua yang saat ini berusia 30 Tahun berstatus jadi tersangka pelaku pembunuh sadis bocah berusia 4 Tahun, yakni kerabat keluarganya sendiri.

"Tersangka terancam hukuman 15 Tahun penjara dalam kasus pembunuhan anak uasia 4 Tahun ini," kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman pada Kamis (29/4/2021).

Menurutnya, pasal yang disangkakan terhadap SL yakni pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Makanya sejak kejadian, kami membutuhkan waktu agak lama dalam pengungkapan kasus ini. Karena motifnya dendam dan sakit hati terhadap suaminya sendiri yang memiliki hubungan perselingkuhan dengan Ibu korban," ungkapnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved