Breaking News:

Berita Sampang

Ratusan Pekerja Migran asal Sampang Dideportasi dari Negara Perantauannya, Mayoritas dari Malaysia

Seratus lebih Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura di deportasi dari negara perantauannya.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Seratus lebih Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura di deportasi dari negara perantauannya.

Akan tetapi, para PMI tersebut saat ini sudah tiba di kampung halamannya (Sampang) setelah dilakukan penjemputan secara serentak, jumat (30/4/2021).

Penjemputan dilakukan oleh m Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang ( Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan DPMTSP dan Naker Sampang Agus Sumarso mengatakan, bahwa ada sebanyak 106 PMI yang di deportasi dari negara perantauannya yang mayoritas dari Malaysia.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran 2021, Pemkot Blitar Siapkan 102 Bed untuk Karantina Pekerja Migran Indonesia

Adapun, semua biaya penjemputan dari Surabaya ke Sampang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

"Penjemputan dilakukan ke Asrama Haji Surabaya karena sebelumnya mereka di karantina di sana," ujarnya.

Sementara, untuk penjemputan dengan menggunkaan transportasi bus itu dilakukan hari ini dan tiba di Sampang sekitar 15.00 WIB.

Agus Sumarso menyampaikan, setibanya di Sampang seratus lebih PMI tidak langsung dipulangkan ke tempat tinggalnya masing-masing.

Melainkan, akan menjalani karantina di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Sampang, tepatnya di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Sampang.

"Karantina dilakukan selama tiga hari, hingga nantinya dijemput oleh keluarganya masing-masing," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved