Akibat Pondasi Rumah Berujung Ayah dan Anak Ditikam Pelaku, Dianggap Menutupi Jalan Jadi Sebab

Seorang imam masjid bernama Barakka Dg Bunga (60) menjadi korban penikaman yang dilakukan tetangganya.

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: NitaYuko dan Pixabay.com)
Ilustrasi bacok 

Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM - Seorang imam masjid bernama Barakka Dg Bunga (60) menjadi korban penikaman yang dilakukan tetangganya.

Tak hanya itu, pelaku juga menganiaya anak korban, Syamsuri (40).

Penganiayaan itu terjadi di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, Jumat (30/4/2021) pagi.

Saat itu, sang imam Barakka Dg Bunga (60) sedang membantu anaknya Syamsuri membangun pondasi di depan rumah.

Pondasi untuk teras rumah Barakka dan anaknya.

Saat sedang bekarja, tiba-tiba muncul DT tetangga sekaligus terduga pelaku.

Baca juga: Gadis di Kediri Hamil Tapi Pacarnya Menolak Tanggung Jawab, Ajak Teman-Temannya Keroyok Sang Pacar

DT yang tinggal tepat di belakang rumah Barakka, menghampiri sambil membawa badik dan parang yang diselipkan di kedua pinggangnya.

Dari pengakuan Santi (24) istri Syamsuri, DT menghampiri sambil memprotes pembangunan pondasi itu.

Alasannya, pondasi itu dianggap akan menghalangi atau mengganggu akses jalan DT ke rumahnya.

DT dan Barakka pun terlibat adu mulut, hingga berujung penikaman.

"Sempatji cekcok sama bapak (Barakka), sebelum menikam.

Karena nakira itu pondasi rumah natutupi jalannya ke belakang," kata Santi ditemui di pelataran Mapolsek Tamalate.

Melihat ayahnya ditikam, Syamsuri pun menghampiri pelaku dan berusaha menyelamatkan Barakka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved