Berita Tulungagung

Belum Ada Larangan Silaturahmi Lebaran 2021 di Tulungagung, Zonasi PPKM Mikro Jadi Acuan Penting

Warga Kabupaten Tulungagung boleh silaturahmi selama Ramadan 2021 dengan asumsi tidak ada warga yang dari luar negeri atau luar zonasi.

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo belum mempertimbangkan pelarangan silaturahmi saat Hari Raya Idul Fitri 2021.

Secara umum, ada larangan mudik bagi pekerja migran dan warga Kabupaten Tulungagung yang ada di luar kota.

Menurut Maryoto Birowo, Salat Idul Fitri masih diperbolehkan.

Namun, pelaksanaan Salat Idul Fitri tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan kapasitas tempat ibadah hanya 50 persen.

“Justru disarankan di lapangan, di tempat terbuka. Karena memudahkan jaga jarak,” terang Maryoto.

Sementara itu, terkait silaturahmi selama Ramadan 2021 masih diperbolehkan.

Baca juga: Musala di Trenggalek Diminta Buka Pelaksanaan Salat Idul Fitri, Cegah Kerumunan Jemaah di 1 Titik

Kondisi ini dengan asumsi, tidak ada warga yang dari luar negeri atau luar zonasi.

Namun yang lebih penting, kebijakan pelarangan silaturahmi ini sepenuhnya mengacu pada zonasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

“PPKM itu kan berdasar kondisi per RT. Kalau misalnya zona merah, diberlakukan lock down, gak boleh ada yang keluar masuk,” tutur Maryoto.

Sedangkan zona oranya akan diberlakukan pengetakan, mobilitas warga dibatasi.

Sedangkan untuk zona kuning dan hijau sepenuhnya bebas melakukan silaturahmi.

Namun bulan bebas sepenuhnya, karena wajib mengedepankan protokol kesehatan.

“Yang penting protokol kesehatan jangan pernah diabaikan. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak wajib ditegakkan,” tegasnya.

Maryoto mengingatkan, ketentuan penetapan zonasi PPKM Mikro kini lebih diperketat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved