Breaking News:

Berita Kediri

Membentuk Pola Hidup Sehat dengan Program CERDIK, Bisa Cegah Penyakit Hipertensi dan Diabetes

Hipertensi dan diabetes melitus dapat berisiko kematian bagi penderitanya. Program CERDIK dapat mengurangi potensi terserang dua penyakit itu.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Thinkstockphotos
Ilustrasi diabetes 

Selain itu, tren usia penderitanya terus bergeser menjadi semakin muda.

Untuk mengurangi laju peningkatan kasus baru DM dan HT agar masyarakat menerapkan program CERDIK.

“Bagi yang masih sehat dan belum menderita penyakit kronis mari kita terapkan Program CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress,” katanya.

Baca juga: Indonesia Berisiko Juga Mengalami Lonjakan Kasus Covid-19 Seperti India, Ahli Ingatkan soal Ini

Dokter Gretta mengajak masyarakat yang terlanjur menderita HT dan DM untuk tidak berkecil hati dan bangkit menjaga kestabilan kondisinya.

Meskipun tidak dapat sembuh secara serta-merta, pasien HT dan DM tetap dapat diupayakan kestabilannya.

Upaya-upaya pencegahan tersebut mencakup pemberian layanan obat, konsultasi rutin, hingga anjuran diet dan nutrisi seimbang.

Kedisiplinan obat harus digaris bawahi, terutama bagi pasien HT.

Kadang penderita HT berhenti minum obat karena sudah merasa enakan, padahal perlahan-lahan tensinya naik lagi tanpa disadari.

"Itulah sebabnya mengapa HT ini dikenal sebagai silent killer," kata dia.

"Kuncinya pengelolaan penyakit HT dan DM ini berada di gaya hidup sehat, baik pencegahan maupun penanggulangan,” ungkap Gretta.(didik mashudi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved