Breaking News:

Berita Surabaya

Resmi Jadi Ikon Baru Surabaya, Intip Keindahan Jembatan Sawunggaling Jika Dilihat saat Malam Hari

Jembatan Sawunggaling kini menjadi satu di antara sejumlah ikon di Surabaya. Awalnya dibangun untuk keperluan ini.

TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Jembatan Sawunggaling ikon baru Surabaya, Sabtu (1/5/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Jembatan Sawunggaling masuk dalam daftar ikon Surabaya.

Bangunan yang digagas oleh Wali Kota Surabaya periode 2016-2020, Tri Rismaharini itu, bisa menjadi jujugan warga untuk berwisata ke Surabaya.

Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad menyampaikan, pembangunan Jembatan Sawunggaling pada awalnya bertujuan untuk mendukung transportasi yang masuk Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

Selain itu, pembangunan Jembatan Sawunggaling ini juga untuk mendukung peningkatan jumlah pengunjung Kebu Binatang Surabaya.

"Jembatan Sawunggaling saat ini telah menjadi ikon baru Kota Surabaya. Juga, sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Surabaya melalui jalan wisata," kata Irvan.

Baca juga: Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kota Malang Menurun, Dampak Covid-19 dan Larangan Mudik Lebaran 2021

Ia menjelaskan, jembatan ini memiliki panjang sekitar 136 meter yang menghubungkan ruas Frontage Wonokromo dengan Jalan Gunung Sari.

Sedangkan untuk lebar Jembatan mencapai sekitar 17 meter dan Lebar Badan Jalan sekitar 7 meter.

Kemudian, struktur utama pada bentang di atas sungai menggunakan beton precast berupa voided slab yang terbagi dalam 3 bentang, yakni 24 meter, 18 meter dan 16 meter.

"Sedangkan pada bentang di atas tanah, menggunakan full slab," jelas dia.

Jembatan Sawunggaling ikon baru Surabaya, Sabtu (1/5/2021)
Jembatan Sawunggaling ikon baru Surabaya, Sabtu (1/5/2021) (TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY)

Untuk bangunan pelengkap, Irvan menyebut, pilon jembatan dengan tinggi sekitar 20 meter dilengkapi dengan tangga untuk naik ke mezzanine.

Lalu, dilengkapi pula dengan Big tree lamp dengan tinggi 6 meter yang dapat menyala berwarna-warni lengkap dengan running text.

Baca juga: Sandiaga Uno Pastikan Bangkalan Masuk Deliniasi Kawasan Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dilengkapi juga dengan dancing fountain atau air mancur yang bergerak seirama dengan lagu yang diputar.

"Sedangkan Railling Jembatan, menggunakan kaca tempered yang ditempeli stiker dan lampu hias," pungkasnya.

Tak heran, warga atau pun pengendara yang melintas di kawasan ini pada malam hari akan disuguhkan pemandangan ciamik.

Pada awal pembukaannya, Sabtu (1/5/2021), warga pun semarak mengunjungi tempat ikonik baru ini. (bob)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved