Breaking News:

Berita Surabaya

Risiko Pakai Jasa Travel Gelap untuk Mudik Lebaran 2021, Tak Ada Jaminan Asuransi hingga Tarif Mahal

Ada kerugian bagi pemudik yang nekat dengan menggunakan jasa travel gelap untuk Mudik Lebaran 2021.

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/WIWIT PURWANTO
Travel gelap yang terjaring dalam razia larangan mudik 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah resmi melarang kegiatan Mudik Lebaran 2021, mulai tanggal 6 - 17 Mei 2021.

Seluruh moda transportasi Mudik Lebaran 2021 dilarang beroperasi selama kurun waktu tersebut.

Sayangnya, masih ada beberapa orang nekat dan berusaha mudik ke kampung halamannya.

Diperkirakan, ada sekitar 10 juta orang di Indonesia akan nekat Mudik Lebaran 2021.

Satu di antara cara yang dilakukan mereka yang nekat mudik adalah menggunakan jasa travel gelap untuk sampai kembali ke kampung halaman.

Baca juga: Madura Lokasi Tujuan Praktik Sewa Kapal Nelayan saat Mudik Lebaran, Ditpolairud Lakukan Pengetatan

Melansir Kompas.com, ternyata ada kerugian pemudik yang nekat dengan menggunakan jasa travel gelap.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, Jumat (30/4/2021).

Berikut 4 kerugian nekat mudik pakai jasa travel gelap.

1. Penumpang rentan tertular Covid-19 di perjalanan, menurut Budi, travel gelap tidak menjalankan protokol kesehatan dengan benar, sehingga para penumpangnya berisiko tertular Covid-19.

Tentu juga akan membahayakan masyarakat di lokasi tujuan mudik.

"Angkutan ilegal atau travel gelap biasanya pengemudi atau operatornya tidak memperhatikan prokes Covid-19. Pokoknya terisi penuh,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved