Breaking News:

Berita Lamongan

Tiba di Lamongan, 23 Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia dan Singapura Wajib Jalani Karantina

Sebanyak 23 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lamongan tidak bisa langsung bertemu keluarga di rumah karena harus menjalani karantina.

TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
PMI yang telah tiba di Lamongan, Minggu (2/5/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN – Sebanyak 23 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lamongan tiba pada Minggu (2/5/2021) dini hari.

Mereka dilarang kembali ke rumah sebelum menjalani karantina di Rusunawa, Jalan Veteran, Kabupaten Lamongan.

Puluhan PMI asal Kabupaten Lamongan itu pulang dari Malaysia dan Singapura.

Mereka tidak bisa langsung bertemu keluarga di rumah yang sudah menunggu.

"Semalam kami kawal dan sudah dilakukan langkah antisipasi dengan disemprot disinfektan serta tes kesehatan," kata Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono disela kegiatan.

Baca juga: Perempuan PMI di Kota Blitar Dijemput Satgas Covid-19 di Rumahnya, Baru Pulang dari Singapura

Meski para PMI sebelumnya sudah ada tes PCR saat tiba di Surabaya, Pemkab Lamongan tidak ingin kecolongan ada penularan sepertinya di India.

Untuk sementara, mereka harus menaati prosedur yang diberlakukan di Lamongan, yakni harus menjalani karantina dan pemeriksaan kesehatannya untuk beberapa hari.

"Tempat karantina di Rusunawa, nyaman dan bersih. Kita sediakan sejak awal menjelang kepulangan saudara kita (PMI, red), " katanya.

Para PMI ini datang dua gelombang, pertama sebanyak 7 orang disusul gelombang kedua sebanyak 16 orang PMI.

"Dibawa minibus, langsung masuk karantina dengan menumpang," kata Sidik.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved