Breaking News:

Berita Pamekasan

74 Desa di Pamekasan Bakal Ikuti Pilkades Serentak 2021, ada Ketentuan Soal TPS Demi Cegah Kerumunan

Total 74 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 di Kabupaten Pamekasan.

Instagram KPU RI
Ilustrasi pemilihan umum - Pilkada Serentak 2021 di Pamekasan rencananya akan diikuti 74 desa 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Total 74 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 di Kabupaten Pamekasan.

Nantinya, demi mencegah Covid-19 dan menghindarkan kerumunan akan diberlakukan sesuai protokol kesehatan.

Baik soal kerumunan hingga TPS.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, pelaksanaan Pilkades serentak 2021 ini dijadwalkan berlangsung Oktober 2021.

Kata dia, semua prosedur pemilihan sudah diatur oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

"Bisa saja Oktober 2021 pelaksanaannya," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Senin (3/4/2021).

Menurut dia, akhir jabatan Kades, pada Desember 2021 ini akan berakhir.

Baca juga: Bupati Pamekasan Komitmen Ciptakan Pemerintahan yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Ini Buktinya

Sementara itu, Plt Kepala DPMD Pamekasan, Ach Faisol menjelaskan, pelaksanaan pemungutan suara Pilkades serentak 2021 ini tidak difokuskan di satu tempat pemungutan suara (TPS) saja.

Melainkan tetapi tersebar di beberapa titik dengan jumlah TPS lebih dari satu TPS.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan massa saat pemilihan. 

Sebab, sesuai dengan ketentuan, dalam satu TPS tidak boleh lebih dari 500 orang pemilih.

"Pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini mengacu pada Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Mendagri yang menyebutkan bahwa pelaksanaan Pilkades harus memperhatikan protokol kesehatan," kata Ach Faisol.

Menurutnya, salah satu pencegahan penularan Covid-19 ini, dengan mencegah berkerumunnya massa, sehingga sesuai aturan Mendagri tempat pemungutan suara (TPS) dibatasi paling banyak untuk 500 orang pemilih.

"Konsekuensinya maka kami harus mengajukan anggaran lebih ke tim anggaran untuk disesuaikan sebagaimana tindak lanjut tersebut," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved