Breaking News:

Berita Kediri

21 Pekerja Migran Asal Kabupaten Kediri Jalani Tes Swab di Gedung Isolasi Mandiri SD Pelem II Pare

Sebanyak 21 pekerja migran di lokasi isolasi mandiri SD Pelem II menjalani tes swab PCR pada Selasa (4/5/2021).

TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Pekerja Migran Indonesia saat menjalani tes swab di Gedung Isolasi Mandiri SD Pelem II Pare Kabupaten Kediri, Selasa (4/5/2021). 
Reporter: Farid Mukarrom| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Sebanyak 21 pekerja migran di lokasi isolasi mandiri SD Pelem II menjalani tes swab PCR pada Selasa (4/5/2021).

Para pekerja migran ini datang di Kabupaten Kediri pada tanggal 30 April 2021.
Sesuai dengan prosedur setelah 3 hari jalani isolasi mandiri, para pekerja migran ini harus menjalani tes swab PCR.
Kharisun Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menjelaskan bahwa seluruh pekerja migran ini dilakukan tes swab PCR.
"Tesnya ini dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Pare. Untuk hasilnya akan dibawa ke Rumah Sakit RSKK," ujarnya kepada TribunMadura.com Selasa (4/5/2021) di SD Pelem II Pare.

 

Baca juga: Update Corona di Kota Malang 3 Mei 2021: Kasus Positif Covid-19 Naik, Tapi Angka Kematian Turun

Masih kata Kharisun untuk hasilnya tesnya jika negatif, maka seluruh pekerja migran akan dipulangkan ke rumah masing-masing.
"Insyaallah nanti sore hasilnya sudah bisa diliat. Kalau negatif, mereka bisa melanjutkan isolasi mandiri di rumah masing-masing," jelasnya.
Sementara itu Kharisun mengatakan nantinya jika pekerja migran ini pulang akan ada pekerja migran baru yang akan datang.
"Besok infonya ada 23 orang baru yang datang ke sini," tuturnya.
Sokirin salah seorang pekerja asal Ringinrejo Kabupaten Kediri berharap hasil tesnya negatif Covid-19.
"Selama kami di luar negeri, kita menjalani protokol kesehatan dengan ketat. Semoga hasilnya negatif dan saya bisa segera pulang ke rumah," ungkapnya.
Seperti diketahui sebelumnya puluhan pekerja migran mulai datang ke Kabupaten Kediri.
Kabid Transmigrasi dan Penempatan Tenaga Kerja Jumadi menjelaskan sudah ada 98 tenaga kerja migran yang datang di Kabupaten Kediri.
"Sejak tanggal 24 April hingga hari ini jumlah tenaga kerja migran yang dipulangkan atau masa kontraknya habis sudah ada 98 orang," ujarnya.
Jumadi mengatakan bahwa jumlah tenaga kerja migran yang datang ini diperkirakan akan terus bertambah. Mengingat puncak kedatangan diperkirakan pada Rabu 5 Mei 2021.
"Perkiraan kita prediksi secara keseluruhan ada sampai 150 orang. Namun jumlah ini masih belum pasti sampai puncaknya tanggal 5 lusa," imbuhnya.

 

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Awasi Mobilitas Warga Malang di Mal dan Ruang Publik

Simak artikel lain terkait pekerja migran Indonesia, Lebaran 2021, dan Kabupaten Kediri

FOLLOW US:

Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved