Breaking News:

Berita Madura

Pelaksanaan Pilkades Serentak di Bangkalan Berjalan Aman, Satu Kompi Personel Brimob Ditarik

Satu kompi atau sekitar 100 personel Brimob Polres Pamekasan pengamanan pelaksanaan Pilkades Serentak meninggalkan Mapolres Bangkalan,

SURYA/Ahmad Faisol
Rombongan terakhir satu kompi Brimob Polda Jatim meninggalkan Mapolres Bangkalan, Selasa (4/5/2021) setelah pelaksanaan pemilihan 117 Kepala Desa di Kabupaten Bangkalan berjalan aman dan tertib 

Reporter: Ahmad Faisol I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Satu kompi atau sekitar 100 personel Brigade Mobil (Brimob) Polres Pamekasan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepada Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Bangkalan meninggalkan Mapolres Bangkalan, Selasa (4/5/2021).

Pergeseran satu kompi pasukan Unit Taktis Polisi itu melengkapi penarik-penarikan pasukan Brimob dan personel sebelumnya untuk mempertebal pengamanan tahapan pemungutan hingga proses penghitungan suara di 117 desa di 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Minggu (2/5/2021).

Total personel Brimob yang diperbantukan untuk pengamanan pilkades serentak di 117 desa di Kabupaten Bangkalan berjumlah sekitar 400 persnel.

Mereka bergabung dengan 2.717 personel BKO dari Polda Jatim, beberapa polres, dan 550 personel gabungan Kodim 0829 serta Artileri Pertahanan Udara (Arhanud).

Baca juga: Kondisi Perawat di Malang Usai Dibakar Orang Tak Dikenal, Alami Luka Bakar Hingga 60 Persen

Baca juga: Curiga ada Bau Tak Sedap dari Rumah Warga yang Sebatang Kara, Saat Diperiksa ada Mayat Membusuk

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan aman dan tertib. (Personel) ekarang yang meninggalkan mapolres (Bangkalan) itu, lebih dari satu kompi Brimob Pamekasan,” ungkap Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto kepada Surya (grup TribunMadura.com).

Mantan Kapolres Pacitan itu menjelaskan, rombongan Brimob tiba di Polres Bangkalan pada H-3 pelaksanaan pemungutan suara.

Ratusan personel Brimob itu disebar di sembilan kecamatan berdasarkan peta potensi kerawanan.

Sukses pelaksanaan ajang demokrasi di tingkat desa itu, lanjut Didik, tidak lepas dari kerja keras semua stakeholder yang terlibat seperti Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan, TNI/Polri, serta semua panitia.

“Tapi ini yang betul-betul saya ucapkan terima kasih, mathor sakalangkong kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Tanpa peran semua elemen masyarakat, pelaksanaan pilkades ini tidak akan berjalan baik,” jelasnya.

Baca juga: Penyekatan Arus Mudik Jadi Fokus Operasi Ketupat Semeru 2021 di Pamekasan, Digelar 12 Hari

Ungkapan Didik tersebut tidak lepas dari peran serta semua elemen masyarakat menjelang tahapan pemgungutan suara.

Gelar razia dan patroli skala besar dengan sasaran kepemilikan senjata tajam (sajam) di titik-titik potensi kerawanan, tidak membuahkan hasil.

“Sejak H-3 pencoblosan, personel-personel Brimob kami turunkan dalam gelar razia dan patroli skala besar setiap pagi, siang, dan malam. Namun tidak satu pun sajam yang kami temukan, Masyarakat benar-benar kooperatif,” paparnya.

Ia menambahkan, gelar razia dan patroli skala besar dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dengan harapan masyarakat tidak merasa khawatir atau tertekan untuk memberikan hak suaranya.

“Alhamdulillah, berdasarkan data yang ada angka kehadiran dan penggunaan hak suara mencapai di atas 80 persen. Mari kita junjung apa yang telah menjadi keputusan warga, itulah pilihan terbaik, Semoga pilihan warga betul-betul amanah,” pungkas Didik.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved