Berita Jawa Timur

Perjalanan Antarkota di Jawa Timur Dibolehkan selama Larangan Mudik, Asalkan Penuhi Ketentuan ini

Perjalanan orang antarkota yang diizinkan hanya dalam satu rayon atau wilayah aglomerasi dan memiliki alasan yang jelas.

TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Polres Madiun Kota lakukan penyekatan guna menekan angka penambahan Covid-19, Kamis (21/1/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim menegaskan bahwa perjalanan orang antarkota masih diperbolehkan selama masa larangan mudik Lebaran 2021 mulai tanggal 6 - 17 Mei 2021.

Namun perjalanan orang antarkota yang diizinkan hanya dalam satu rayon atau wilayah aglomerasi dan memiliki alasan yang jelas.

Kepala Dishub Jatim, Nyono mengatakan, perjalanan orang diperbolehkan dalam pembagian rayon yang telah ditentukan oleh Dirlantas Polda Jatim.

“Pengaturannya tentu sesuai dengan keputusan Direktorat lalu lintas Polda Jatim yang memiliki tujuh rayon dan 1 rayon khusus," kata dia,  Senin (3/5/2021). 

"Jadi pergerakan di dalam 7 rayon itu dibolehkan selama masa larangan mudik tanggal 6-17 Mei 2021,” tegasnya.

Baca juga: Penyekatan di Sidoarjo Dimulai 6 Mei 2021, Kendaraan dari Luar Wilayah Aglomerasi Diperiksa Petugas

Namun, perjalanan orang yang dibolehkan pun hanya untuk alasan yang mendesak dan yang memiliki keterangan yang jelas.

Sedangkan perjalanan mudik baik dalam satu rayon maupun antar rayon tetap dilarang.

Ia menegaskan, selama pengetatan mudik yaitu mulai 22 April 2021 hingga 5 Mei 2021, memang sudah ditegaskan bahwa pergerakan orang masih dibolehkan.

Jika menggunakan angkutan umum, mereka harus membawa surat keterangan negatif covid-19 baik PCR test maupun swab antigen dengan masa berlaku 1x24 jam.

Begitu juga tanggal 18-24 Mei 2021, ketentuan yang diberlakukan tetap sama.

“Nah kalau tanggal 6-17 Mei 2021 itu, angkutan umum semua berhenti. Perjalanan antar daerah hanya dibolehkan untuk yang dikecualikan. Seperti kendaraan TNI Polri, kebutuhan yang mendesak, yang melahirkan, ada saudara sakit atau meninggal, itu dibolehkan,” tegasnya.

Baca juga: Curahan Hati Awak Bus Terminal Patria Kota Blitar, Berat Tapi Harus Taati Kebijakan Larangan Mudik

Dikatakan Nyono, sesuai Permenhub Nomor 13 Tahun 2021 di Jatim, wilayah aglomerasi hanya Gerbangkertasusila.

Namun di Jatim, dilakukan pembagian lagi dalam delapan rayon oleh Dirlantas Polda Jatim.

“Tapi di dalam pengaturan lalu lintas, Dirlantas Polda Jatim punya kewenangan sendiri untuk melakukan atau memonitoring pergerakan antar daerah," tutur dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved