Breaking News:

Berita Terpopuler

BERITA MADURA TERPOPULER: Penyekatan di Jembatan Suramadu hingga Poli Kemoterapi RSUD Sumenep

Berita Madura terpopuler hari ini dibuka dengan kegiatan penyekatan di Jembatan Suramadu menjelang Mudik Lebaran 2021.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Jembatan Suramadu 

UPT P3 LLAJ Bangkalan Dinas Perhubungan Jatim akan mendata jumlah kendaraan yang masuk Terminal Kota Bangkalan termasuk kendaraan yang putar balik.

“Untuk tata cara dan bagaiman penyekatan, itu ranah TNI/Polri. Kami hanya membantu untuk mendata semua arus masuk dan putar balik,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

2. Gerai Baru CC Mart

PT Sentral Selular Indonesia (SSI) melebarkan sayapnya, dengan membuka gerai CC Mart baru.

Gerai CC Mart baru berlokasi di sebelah utara Pasar Lenteng, Kabupaten Sumenep, dan telah diresmikan pada Rabu (28/4/2021) lalu.

Direktur Utama (Dirut) PT Sentral Selular Indonesia (SSI), Subaidi mengatakan, masyarakat di wilayah Lenteng dan sekitarnya bisa membeli berbagai kebutuhan di toko tersebut dengan harga yang sangat terjangkau.

"Alhamdulillah, untuk di Lenteng, Sumenep sudah resmi dibuka,” syukurnya.

Setelah di Lenteng, sambung Subaidi, ada outlet CC Mart di beberapa titik di Kabupaten Sumenep yang nantinya juga akan diresmikan. Misalnya, di Jalan Kartini dan juga Sumekar. 

Bulan Mei, dia juga menargetkan membuka beberapa cabang di Bangkalan Kota, Blega, Klampis, dan Jalur Suramadu.

”Di Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Sidoarjo juga akan digarap dalam waktu dekat,” tukas pria asal Pamekasan yang akrab disapa Mr Subaidi tersebut.

3. Poli Kemoterapi di RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep

Poli Kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Moh Anwar Sumenep tidak melayani pasien dengan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Peniadaan layanan terhadap pasien BPJS Kesehatan dilakukan oleh rumah sakit yang dibuka sejak akhir tahun 2020 tersebut.

Direktur RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati mengakui jika fasilitas layanan Poli Kemoterapi memang sudah ada di rumah sakit.

Namun, sampai sekarang memang belun ada kerja sama dengan BPJS Kesehatan pusat.

"Terkait Poli Kemoterapi, kami memang belum ada MoU dengan BPJS Kesehatan," kata Erliyati, Selasa (4/5/2021).

Kalau tidak ada MoU dengan BPJS Kesehatan katanya, yang jelas semua pasien tidak tercover melalui BPJSKes. Melainkan layanan sebagai pasien umum.

"Kami masih menunggu persetujuan BPJS Kesehatan pusat, kalau ini kan MoUnya langsung dari pusat," katanya.

Pihaknya mgatakan, pasien yang sering cuci darah lebih dari 70 orang, sebagian dari Kabupaten Sampang dan Pamekasan.

Mengingat Poli Kemoterapi tidak ada MoU dengan BPJS Kesehatan, banyak dari mereka pergi ke Kota Surabaya.

"Paling sekarang tinggal 40 persen," singkatnya.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved