Breaking News:

Berita Sampang

Hilang Semalaman saat ke Sungai, Pria Sampang Terjatuh dan Tenggelam, Ditemukan Tewas Terseret Arus

Rukman, 50, seorang warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, sempat dilaporkan hilang pada Selasa  (4/5/2021) lalu.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Rukman, 50, seorang warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, sempat dilaporkan hilang pada Selasa  (4/5/2021) lalu. 

Reporter: Hanggara Pratama| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Rukman, 50, seorang warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, sempat dilaporkan hilang pada Selasa  (4/5/2021) lalu.

Rukman akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada, Rabu (5/5/2021) pukul 07.30 WIB..

Pantauan TribunMadura.com, Rukman tenggelam hingga terseret arus Sungai Kacodur yang deras.

Rukman sempat hilang selamaman dan warga sempat berupaya melakukan pencarian terhadap korban.

Baca juga: Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, Kapolres Sampang Tekankan Protokol Kesehatan

Warga setempat Hatipah (70), mengatakan bahwa sebelumnya dirinya melihat korban sedang berada di pinggir sungai, namun tiba-tiba terjatuh ke dalam sungai hingga tenggelam terseret arus.

“Pada saat itu kondisi air cukup tinggi dan deras, sehingga saat terjatuh langsung terseret arus yang sangat deras,” ujarnya.

Sementara, Kasubbag Humas Polres Sampang, Iptu Sunarno membenarkan insiden itu dan pagi ini tim gabungan dari polsek kedungdung dan BPBD Sampang melanjutkan pencairan korban sekitar Pukul 07:00 WIB.

Dibantu oleh warga setempat dan keluarga korban langsung mendatangi lokasi yang awalnya sebagai tempat korban menghilang.

Setelah menyusuri aliran sungai yang diduga tempat korban tenggelam, sekitar Pukul 07:30 WIB warga berhasil menemukan korban dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

“Korban ditemukan sekitar 500 M dari titik lokasi awal pencarian dengan kondisi sudah meninggal dunia,” terangnya.

Mengetahui hal itu, pihaknya bersama warga setempat serta keluarga korban langsung mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke rumah duka dan menjalani proses pemakaman.

"Keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan visum atau diautopsi dan memilih untuk langsung dimakamkan dengan dasar surat pernyataan dari pihak keluarga korban," pungkasnya.

Baca juga: Ada Pedagang Berbuat Curang Jelang Idul Fitri 2021, Satgas Operasi Pasar Sampang akan Tindak Tegas

Simak artikel lain terkait Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Kabupaten Sampang, Lebaran 2021

FOLLOW US:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved