Perawat di Malang Dibakar
Masih Jalani Perawatan Intensif, Perawat di Malang yang Dibakar, Begini Kondisi Luka Bakarnya
Perawat cantik asal Kalipare Kabupaten Malang, Eva Sofiana Wijayanti dikabarkan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasta Husada
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Aqwamit Torik
Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Perawat cantik asal Kalipare Kabupaten Malang, Eva Sofiana Wijayanti dikabarkan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasta Husada, Kepanjen.
Satpam RS Hasta Husada bernama Chandra B menerangkan Eva tengah dirawat di Intensive Care Unit atau ICU.
"Beliau ditempatkan atau dirawat di ICU," ucap Chandra.
Chandra menegaskan awak media tidak diperkenankan memasuki ruang ICU untuk menilik keadaan Eva. Ia juga melarang media mengambil gambar di sekitar maupun dalam lokasi rumah sakit.
"Mohon maaf tidak diperkenankan," ungkapnya ketika ditemui.
Menimbang kondisi korban saat ini, membuat polisi masih belum bisa menggali keterangan dari Eva.
Baca juga: Perawat di Malang yang Dibakar Orang Tak Dikenal Tak Pernah Punya Masalah di Keluarga: Harmonis
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar tengah menunggu kondisi korban membaik.
"Kami belum bertanya kepada korban secara detail, karena luka bakar 60 persen. Kalau dalam 2-3 hari ini keadaan korban sudah lebih baik akan kita lakukan interogasi," tutup Hendri.
Di sisi lain, keluarga Eva, Didik Porwidiantoro menjelaskan Eva saat ini ditemani oleh suaminya di RS Hasta Husada.
"Saat ini suami Eva (Adin) sedang menemani Eva di rumah sakit," tutur Didik.
Selama Eva menjalani perawatan di rumah sakit, Didik menuturkan kedua anak Eva sengaja tidak diberitahu tentang peristiwa pembakaran oleh orang tak dikenal itu.
Saat ini, anak pertama Eva tinggal di rumah Dusun Ngembul. Sedangkan anak kedua Eva berada di rumah Dusun Krajan yang merupakan rumah orang tua kandung Eva. (ew)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/sosok-perawat-yang-menjadi-korban-kiri-dan-susasana-klinik-yang-menjadi-saksi-bisu.jpg)