Breaking News:

Berita Madura

Ratusan Motor Pebalap Liar yang Disita Polres Pamekasan Bisa Diambil, Asalkan Penuhi Syarat Ini

Satlantas Polres Pamekasan, Madura, menyerahkan ratusan motor hasil razia penertiban balap liar ke pemiliknya, Rabu (5/5/2021).

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Pemilik motor saat memasang berbagai onderdil di motornya di Kantor Satlantas Polres Pamekasan, Madura, Rabu (5/5/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Satlantas Polres Pamekasan, Madura, menyerahkan ratusan motor hasil razia penertiban balap liar ke pemiliknya, Rabu (5/5/2021).

Sebanyak 120 motor tersebut diserahkan di Kantor Satlantas Polres Pamekasan.

Motor sebanyak itu, hasil razia balap liar yang diamankan oleh tim gabungan Polres Pamekasan, pada Sabtu (17/4/2021) dini hari.

Ratusan motor tersebut diamankan, karena tidak memenuhi standar.

Pantauan di lokasi, pemilik bisa mengambil kendaraannya setelah melalui proses sidang dan melengkapi kendaraannya sesuai standar spesifikasi.

Baca juga: Masuk Masa Larangan Mudik, Bandara Internasional Juanda Batasi Jam Operasional pada Arus Lebaran

Baca juga: Mulai Curi Start Mudik, Banyak Kendaraan yang Disuruh Putar Balik Polres Ponorogo, Tindak Tegas

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS mengatakan, per Rabu 5 Mei 2021, kendaraan yang disita Satlantas Polres Pamekasan sudah bisa diambil oleh pemiliknya. 

Namun, lantaran kondisi kendaraan milik pebalap liar itu masih banyak yang tidak layak untuk keamanan di jalan raya, maka pihaknya mewajibkan pemilik motor agar terlebih dahulu melengkapi spesifikasi kendaraannya sesuai standar.

"Sekaligus membuat surat peryataan bermaterai dengan tanda tangan orang tua serta Kepala Desa. Baru setelah itu boleh dibawa pulang," kata AKP Nining Dyah kepada TribunMadura.com.

Melalui cara ini pihaknya bukan mempersulit.

Namun, bila motor tersebut dikeluarkan dengan kondisi yang tidak sesuai standar, nantinya bisa dikenakan tilang lagi.

“Dengan cara ini mudah-mudahan mereka akan jera dan tidak akan mengubah lagi spectek kendaraannya," inginnya.

"Tujuan kita jelas, dengan kondisi kendaraan yang seperti itu unsur keselamatannya otomatis kurang," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved