Breaking News:

Berita Mojokerto

Berdampak Buruk Bagi Kesehatan, Makanan Kedaluwarsa Masih Ditemukan di Mojokerto Jelang Lebaran 2021

Ditemukan makanan dan minuman kedaluwarsa menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021 di Kabupaten Mojokerto.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Petugas Dinas Kesehatan dalam giat operasi pemeriksaan mamin jelang Lebaran 2021 di Pasar Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Petugas Gabungan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menemukan makanan dan minuman kedaluwarsa menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021.

Makanan dan minuman, seperti makanan roti dalam kondisi berjamur dan produk sudah kedaluwarsa ditemukan di toko dalam kawasan Pasar Dinoyo, Kecamatan Jatirejo.

Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDA) Dinkes Kabupaten Mojokerto, Mas'ud Susanto mengatakan, patut disayangkan pedagang tetap menjual makanan meski kondisinya sudah berjamur dan kedaluwarsa.

Pasalnya, apabila makanan kedaluwarsa itu dikonsumsi, maka dampaknya dapat berakibat buruk bagi kesehatan.

"Sidak mamin untuk memastikan makanan yang beredar di pasaran aman, sehingga tidak menimbulkan dampak kesehatan apalagi menjelang Idul Fitri, di mana terjadi peningkatan konsumsi masyarakat," ungkapnya, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Jejak Tikus Ditemukan di Tempat Penjualan Oleh-Oleh di Tulungagung saat Razia Makanan Jelang Lebaran

Dia menjelaskan, sasaran operasi mamin dilakukan di lima lokasi yang berbeda yaitu di Kedungmaling, Pasar Pohjejer, Pasar Prabu, Pasar Dlanggu dan Pasar Dinoyo.

"Kami telah melakukan giat Sidak Mamin sejak sepekan kemarin di pasar tradisional dan toko modern secara bertahap tadi kita temukan roti kedaluwarsa saat operasi Mamin di Pasar Dinoyo," jelasnya.

Menurut dia, poin penting dalam pemeriksaan Mamin ini adalah produk terdaftar di BPOM, produk UMKM sudah memiliki PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan masa kedaluwarsa.

Kemudian, kemasan produk dalam kondisi baik tidak rusak, pecaj, terbuka maupun penyok.

"Kita juga melihat kondisi makanan itu apakah terdapat jamur seperti roti yang ditemukan tadi," terangnya.

Pihaknya memberikan teguran terhadap pedagang yang masih saja memajang produk makanan yang terdapat jamur dan kedaluwarsa.

"Kita tegur penjual supaya lebih teliti saat mengambil barang kiriman dari luar daerah dan Mamin yang tidak memenuhi persyaratan jangan ditaruh dalam rak agar tidak dibeli masyarakat," ucap Mas'ud.

Dia mengedukasi masyarakat agar lebih teliti dalam memilih Mamin apalagi menjelang lebaran.

"Terpenting perhatikan produk kedaluwarsa dan pastikan kemasannya dalam kondisi baik sehingga layak konsumsi," tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved