Breaking News:

Berita Pamekasan

Tiga Pengamen Diamankan Satpol PP Pamekasan, Akui Uang Hasil Ngamen Bakal Dipakai Buka Bersama

Meski para pengamen tersebut sempat melarikan diri, ketiganya masih bisa ditangkap oleh petugas Satpol PP Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketiga pengamen jalanan saat dibawa ke Posko Pemantauan di Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Madura, Kamis (6/5/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tiga pengamen diamankan oleh Personel Satgas Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Satpol PP Pamekasan, Madura.

Mereka diamankan di sejumlah kawasan lampu merah di Pamekasan, Kamis (6/5/2021).

Yaitu, dua pengamen diamankan saat mengamen di lampu merah Jalan Stadion, dan satu pengamen diamankan saat mengamen di lampu merah Jalan Jokotole.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Hasanurrahman mengatakan, tiga pengamen yang anggotanya amankan itu karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Pamekasan, No 1 tahun 2017 tentang Ketertiban Sosial.

Kata dia, tiga pengamen yang diamankan anggotanya itu masih duduk di bangku SMA.

Baca juga: Aksi Nekat Pengamen di Kota Malang Bobol Dua Minimarket, Hasil Kejahatannya Dipakai Pesta dengan PSK

"Dua pengamen dari Kabupaten Sampang, dan satu pengamen dari Pamekasan," kata Hasanurrahman kepada TribunMadura.com.

Berdasarkan pengakuan dari tiga pengamen itu, mereka biasa mengamen di lampu merah Pamekasan sedari pukul 14.00 WIB - 17.00 WIB.

Per harinya, mereka bisa menghasilan uang mengamen sekitar Rp 30 ribu - Rp 100 ribu.

Uang hasil mengamen itu mereka pakai untuk buka bersama di Rumah Makan ASELA Sampang dengan teman-temannya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved