Idul Fitri 2021

Nekat Mudik di Masa Larangan Mudik Idul Fitri 2021, Warga Manfaatkan 'Jalur Tikus' Kediri- Malang

Seperti diketahui sebelumnya bahwa di Kabupaten Kediri terdapat satu jalur penghubung antara Kediri dan Malang. Jalur ini juga sempat viral

Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Warga melewati jalur tikus Kediri - Malang via Desa Bayem Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang Jumat (7/5/2021) 

Reporter: Farid Mukarom | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Masa larangan mudik Idul Fitri 2021 membuat beberapa orang memutar otak agar bisa menghindari penyekatan mudik.

Warga memanfaatkan 'jalur tikus' demi bisa mudik ke kampung halaman.

Mereka melewati jalur penghubung Kediri - Malang via Desa Bayem Kecamatan Kasembon.

Bahkan jalur ini sempat menjadi viral di media sosial.

Usai warga menggunakan jalur ini untuk akses masuk ke Kabupaten Kediri.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa di Kabupaten Kediri terdapat satu jalur penghubung antara Kediri dan Malang.

Baca juga: Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik, 12.507 Kendaraan Sudah Keluar dari Pintu Tol Pandaan-Malang

Jalan ini dapat dilalui melalui Desa Siman Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, kemudian menuju jembatan gudang garam dan masuk ke Desa Bayem Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang.

Jalur ini hanya mampu dilewati dengan satu mobil.

Pasca adanya kegiatan penyekatan mudik, jalur ini kemudian ramai dikunjungi masyarakat dan viral di media sosial.

Moko salah saseorang warga dan penjaga di Jembatan Gudang Garam ini menuturkan bahwa dirinya sudah biasa untuk membantu mengarahkan warga yang hendak lewat.

"Jembatan ini sebagai salah satu akses warga yang mau ke Pasar Joah di Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri," ujarnya kepada TribunMadura.com Jumat (7/5/2021).

Ia menambahkan keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Moko mengaku bahwa dengan adanya jembatan ini juga sering dilewati oleh pemudik.

"Oleh sebab itu di sini warga Desa Bayem sama Siman kerja sama untuk ngatur jalan.

Ada yang mengatur dari atas sampai lewat jembatan ini," jelasnya.

Bagi Moko keberadaan jalan ini sangat penting untuk akses dua warga Desa beda Kabupaten antara Malang dan Kediri.

"Para petani kalau jual gabahnya ya lewat jalan sini mas," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved