Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Soal Aksi Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Ponorogo, Satgas Pusat: Terpengaruh Perasaan Sayang

Aksi ambil paksa jenazah Covid-19  terjadi di RSUD Dr Harjono Ponorogo. Aksi itu diduga dipicu rasa sayang keluarga pada pasien.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Rekaman CCTV pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa dari RSUD Dr Harjono Ponorogo, Rabu (5/5/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Aksi ambil paksa jenazah Covid-19  terjadi di RSUD Dr Harjono Ponorogo.

Aksi itu diduga dipicu rasa sayang keluarga pada pasien.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/5) dini hari. Aksi ambil paksa jenazah pasien COVID-19 itu terekam CCTV ruang IGD.

Sementara pasien positif Covid-19 yang meninggal itu yakni WA (68). Keluarga pasien menolak pemulasaraan jenazah di RSUD.

Di sisi lain, Polres Ponorogo mulai melakukan penyelidikan kasus penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Dr Harjono Ponorogo.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, penyelidikan dimulai di RSUD Dr Harjono terlebih dahulu.

Setelah itu baru keluarga dan pihak yang menjemput paksa jenazah pasien Covid-19.

"Sementara pegawainya dulu, setelah itu baru yang lain," kata Azis saat mendampingi kunjungan Anggota Satgas Penanganan Covid-19 pusat, Kombes Pol I Gede Mega Siparwitha ke Ponorogo, Jumat (7/5/2021).

Polres Ponorogo akan memeriksa rekaman CCTV, khususnya yang ada di ruang IGD, rekam medik pasien, serta berkas lainnya yang dibutuhkan.

"Kita lakukan penyelidikan, lalu gelar perkara sebelum menaikkan ke penyidikan, jadi tidak bisa langsung menentukan tersangka," tambah Azis.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved