Breaking News:

Berita Mojokerto

Pengalihan Lalu Lintas di Kota Mojokerto Diberlakukan Dua Pekan ke Depan, Simak Rekayasa Jalannya

Kebijakan rekayasa lalu lintas jalur satu arah di sejumlah jalan protokol di Kota Mojokerto.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Rekayasa pengalihan arus jalan menjadi satu arah di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto, Sabtu (8/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Satlantas Polres Mojokerto Kota memberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas jalur satu arah di sejumlah jalan protokol di Kota Mojokerto.

Penerapan rekayasa lalu lintas ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat dan berdasarkan kajian di lapangan terkait kepadatan kendaraan di Kota Mojokerto yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Fitria Wijayanti menjelaskan, rekayasa lalu lintas ini diprioritaskan pada dua jalur yang seringkali menimbulkan kerumunan dan kepadatan kendaraan khususnya di sekitar kawasan pusat perbelanjaan.

Adapun rekayasa lalu lintas yakni, mengubah jalur dua arah menjadi satu arah di kawasan pusat perbelanjaan Sanrio Jalan Bhayangkara dan kawasan pertokoan di Jalan PB Sudirman.

"Rekayasa lalu lintas jalan satu arah sudah diberlakukan dan sifatnya sementara hingga setelah Idul Fitri," ungkapnya, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Larangan Mudik Lokal ke Mojokerto, Ini Sanksi Warga Melanggar, Simak Kriteria yang Boleh Melintas

Mekanisme rekayasa lalu lintas yaitu kendaraan melalui Jalan Bhayangkara dari sisi timur atau Kantor Satpol PP Kota Mojokerto dialihkan dari simpang tiga (Sanri) belok ke kanan menuju jalur satu arah Jalan Panglima Sudirman.

Sebaliknya, kendaraan dari arah barat atau Stasiun Kota Mojokerto dilarang lurus ke Jalan Bhayangkara, namun dialihkan menuju jalan Jl. Panglima Sudirman.

Pihak Satlantas Polresta Mojokerto bersama Satpol PP dan Dishub memasang water barrier dan pagar pagar pembatas jalan portable di simpang tiga Jalan Bhayangkara.

Sedangkan pengalihan arus lalu lintas diberlakukan selama satu kali 24 jam hingga dua pekan ke depan.

"Kendaraan sangat padat sehingga mengakibatkan kemacetan dan kerumunan apakah di sekitar Sanrio sehingga diterapkan pengalihan arus menjadi satu jalur," ucap Fitria.

Baca juga: Kendaraan yang Ditempeli Stiker Khusus Boleh Melintas di Surabaya, Dianggap Tak Ada Keperluan Mudik

Fitria menyebut, rekayasa lalu lintas satu arah ini merupakan antisipasi terkait peningkatan mobilitas masyarakat saat menjelang berbuka puasa dan Idul Fitri 2021.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudik lebaran dan tetap tertib berlalu lintas menerapkan Prokes lantaran Pandemi Covid belum berakhir.

"Masyarakat tetap menerapkan Prokes saat beraktivitas di luar rumah dan terpenting patuh imbauan pemerintah terkait larangan mudik," terangnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved