Breaking News:

OTT KPK Bupati Nganjuk

OTT KPK Bupati Nganjuk Diduga Karena Jual Beli Jabatan Perangkat Desa, ini Kata DPRD Nganjuk

Mengenai kasus yang menjerat Bupati Nganjuk sehingga diduga OTT KPK, dikatakan Tatit Heru Tjahjono, diduga terkait pengisian perangkat Desa

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD AMRU MUIZ dan Istimewa
OTT KPK Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dan Ruang Sub Mutasi di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk yang disegel KPK dalam OTT Bupati Nganjuk. 

Reporter: Ahmad Amru | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - DPRD Nganjuk menerima informasi dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Bareskrim Polri.

Namun, Ketua DPRD Nganjuk mengaku belum bisa memastikan soal kabar dugaan OTT tersebut.

Sebab, belum ada pemberitahuan secara resmi.

"Kami dapat informasi malam tadi, tapi belum tahu kepastian dari dugaan OTT tersebut," kata Tatit Heru Tjahjono, Senin (10/5/2021).

Mengenai kasus yang menjerat Bupati Nganjuk sehingga diduga OTT KPK, dikatakan Tatit Heru Tjahjono, diduga terkait pengisian perangkat Desa di wilayah Kecamatan Pace.

Namun pihaknya juga belum bisa memastikan di Desa mana saja kasus diduga terjadi jual beli jabatan tersebut.

"Tetapi apakah kasus jual beli dalam pengisian perangkat desa yang menjerat Mas Bupati Nganjuk atau kasus lain kami juga menunggu kejelasanya," ucap Tatit Heru Tjahjono.

Baca juga: BREAKING NEWS - OTT KPK Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Siapa Saja yang Ditangkap?

Untuk itu, tambah Tatit Heru Tjahjono, menyikapi dugaan OTT oleh KPK terhadap Bupati Nganjuk sikap DPRD akan menunggu perkembangan yang terjadi.

"Hanya itu yang bisa kami lakukan sementara menyikapi dugaan OTT Bupati Nganjuk oleh KPK," tutur Tatit Heru Tjahjono.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved