Breaking News:

Berita Gresik

Warga Gresik Bisa Ikut Salat Idul Fitri di Masjid dan Musala, Tapi Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Masyarakat Kabupaten Gresik bisa mengikuti Salat Ied di masjid, musala, dan lapangan saat Hari Raya Idul Fitri, dengan melaksanakan protokol kesehatan

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat memimpin rapat Koordinasi yang membahas pembatasan buka puasa bersama dan peniadaan halal bihalal untuk Pejabat dan ASN di Ruang Mandala Bakti Praja, Senin (10/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Masyarakat Kabupaten Gresik bisa mengikuti Salat Ied di masjid, musala, dan lapangan saat Hari Raya Idul Fitri.

Syaratnya, warga Kabupaten Gresik harus tetap melaksanakan protokol kesehatan saat Salat Ied

Pelaksanaan Salat Ied berorientasi pada Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di tiap desa, RW dan RT di Kabupaten Gresik.

“Salat Ied bisa dilaksanakan bila wilayah desa, RW, RT setempat tidak masuk zonasi merah," kata Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat memimpin rapat Koordinasi yang membahas pembatasan buka puasa bersama dan peniadaan halal bihalal untuk Pejabat dan ASN di Ruang Mandala Bakti Praja, Senin (10/5/2021).

"Untuk pelaksanaan Salat Ied di suatu ruangan masjid dan musala, jumlah jamaah hanya setengah dari kapasitas ruangan masjid atau mussla," sambung dia.

Untuk itu, Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh camat serta pimpinan ormas yang hadir untuk mensosialisasikan kepada seluruh takmir yang ada di wilayahnya.

Tujuannya agar hal ini bisa dilaksanakan dengan cepat mengingat waktunya sudah mendesak.

“Agar tidak terkonsentrasi di suatu masjid besar, kami mohon agar sholat Ied dilaksanakan di seluruh musala dan lapangan yang ada di wilayah setempat. Yang penting hindari kerumunan serta,” tegasnya.

Gus Yani juga meminta agar tidak terjadi kerumunan saat mengambil sandal, sebaiknya jamaah membawa plastik dari rumah dan membungkus sandalnya sedemikian rupa serta menaruh disamping saat salat.

Persyaratan lain yang disampaikan Gus Yani berdasarkan rapat bersama Gubernur yaitu khutbah tidak lebih dari 7 menit serta hanya membaca surat-surat pendek.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved