Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Marak Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 oleh Keluarga, DPRD Ponorogo: Tim Satgas Harus Tegas

DPRD Ponorogo menyoroti kasus pengambilan jenazah Covid-19 oleh keluarga yang saat ini masih terjadi.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menjelaskan, dibutuhkan ketegasan dari satgas penanganan Covid-19 di tingkat kabupaten. 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor : Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - DPRD Ponorogo menyoroti kasus pengambilan jenazah Covid-19 oleh keluarga yang saat ini masih terjadi.

Menurut Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, dibutuhkan ketegasan dari satgas penanganan Covid-19 di tingkat kabupaten.

Dalam hal ini, pihak Pemkab, Kepolisian dan TNI. Supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di Ponorogo memasuki babak baru di mana salah satu anggota keluarga pelaku pengambilan jenazah terindikasi terpapar virus corona.

Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo menyebut 1 orang pelaku mendapatkan hasil positif saat jalani rapid tes antigen.

Dinkes Ponorogo telah melakukan tracing kepada keluarga yang menjemput paksa jenazah pasien Covid-19 dari rumah sakit.
Hasilnya dari 8 (delapan) orang yang dites menggunakan rapid test antigen, satu orang di antaranya positif Covid-19.

"Untuk yang keluarga di Kecamatan Babadan, dari delapan orang yang ditracing satu orang positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini, Senin (10/5/2021).

Sedangkan untuk kasus yang di Kecamatan Siman, rencananya Irin, sapaan akrabnya, baru akan melakukan tes hari ini.

Menurut Irin, jenazah pasien Covid-19 dan jenazah suspek sangat infeksius sehingga pemulasaraannya harus sesuai Prokes.

Halaman
123
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved