Breaking News:

Berita Surabaya

Belum Ada Indikasi Arab Saudi Cabut Larangan Masuk, Waktu Tunggu Antrean Jemaah Umrah Indonesia Lama

Belum ada tanda-tanda Arab Saudi mencabut larangan masuk 20 negara ke Arab Saudi. Sementara, waktu tunggu antrean jemaah umrah Indonesia makin lama

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Kedatangan jamaah umrah dari Indonesia disambut oleh pihak Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang didampingi oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Arab Saudi, Minggu (1/11/2020) 

"Yang tadinya berangkatnya jatahnya 2020, katakanlah kemarin, bisa berangkat akhir, katakanlah mungkin tahun 2022. Berarti yang antriannya 2030 atau 2040, mundur 2 tahun. Ini artinya kita jumlahnya semakin banyak," tuturnya.

Ketidakpastian regulasi perizinan pelaksanaan ibadah umrah dan haji ini diakui Alya Fitra memantik kecemasan para CJU yang merasa tak kunjung mendapat kepastian keberangkatan.

Sejumlah CJU mulai berfikir untuk menarik kembali uang administrasi yang telah dibayarkan kepada pihak PPIU. Meski masih ada juga yang memutuskan untuk tetap menunggu kepastian dari pihak biro perjalanan; sembari menanti dicabutnya larangan masuk 20 negara ke Arab Saudi.

Menurut Alya Fitra, keinginan para CJU semacam itu, ternyata diakomodir oleh pihak Kemenag-RI dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Nomor 719 Tahun 2020 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Ibadah Umrah di masa Pandemi Covid-19

Bahwa CJU yang membatalkan rencana perjalanan umrahnya akibat pandemi Covid-19 dapat meminta kembali uang yang telah dibayarkannya (refund) kepada PPIU.

Dan pihak PPIU memiliki kewajiban mengembalikan semaksimal mungkin biaya administrasi pendaftaran atau akomodasi perjalanan kepada para CJU yang bersangkutan. Setelah dikurangi dengan biaya-biaya modal akomodasi yang terlanjur sudah dibayarkan pihak PPIU pada pihak ketiga.

"PPIU wajib mengembalikan kepada jemaah. Namun setelah dikurangi biaya-biaya yang sudah dikeluarkan oleh travel," ungkapnya.

Teruntuk CJU yang menggunakan maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines, dipastikan uang biaya tiket yang terlanjut dibayarkan, telah dikembalikan kepada pihak biro perjalanan atau PPIH.

Sedangkan para CJU yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Ternyata pihak maskapai tidak memiliki tawaran pilihan kebijakan refund tiket. Selain tetap akan melayani keberangkatan manakala pandemi Covid-19 telah dinyatakan usai.

Lantas bagaimana bila ada oknum PPIU yang nakal. Seperti berlarut-larut tak kunjung mengembalikan biaya CJU, atau cenderung tidak memiliki itikad baik.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved