Breaking News:

Larangan Haji dan Umroh Bukan Hanya di Indonesia, Amphuri Jatim Sebut Larangan untuk Seluruh Dunia

Wakil Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) Jatim, Echwan Siswadi, berpendapat, larangan haji dan umroh kali ini bukan di Indonesia

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Ilustrasi ibadah haji - Jemaah Haji dan Umrah PT Enka Imron Mandiri Pamekasan saat berada di tanah suci Makkah, Arab Saudi pada tahun 2019. 

Reporter: Febrianto Ramadhani | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wakil Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) Jatim, Echwan Siswadi, berpendapat, larangan haji dan umroh kali ini bukan hanya diberlakukan kepada Indonesia saja.

Namun juga sejumlah negara di penjuru dunia.

"Kecuali bagi warga setempat atau warga negara lain yang bermukim di tanah suci sebagai pekerja. Yang masuk ke bandara itu tidak boleh," ujarnya, Sabtu (15/5/2021).

Menurut Echwan, sementara larangan tersebut diterapkan sampai 18 Mei mendatang.

Setelah itu, mengenai aturan selanjutnya Echwan masih menunggu perkembangan situasi terbaru.

Apalagi, pemerintah Arab Saudi selalu mengabarkan progres perkembangan pengelolaan secara masif.

"Biar bagaimanapun kondisinya, pihak otoritas sana yang punya kuasa. Kita sebagai warga negara muslim di negara lain tidak bisa berbuat apa apa, tidak bisa intervensi," imbuhnya.

Intinya, kata Echwan, yang benar pada saat ini biro travel umroh dan haji diharapkan tidak menerima pendaftaran.

Hanya memberikan penjelasan saja. Karena ketika orang sudah daftar, secara otomatis menginginkan berangkat lebih dahulu.

Halaman
12
Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved