Breaking News:

Idul Fitri 2021

Niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia

Berikut ini bacaan niat qadha puasa atau utang puasa Ramadan. Dalam artikel ini juga terdapat ulasan kapan waktu untuk bayar utang puasa.

Pexels.com/Hebert Santos
Ilustrasi berdoa - Berikut ini bacaan niat qadha puasa atau utang puasa Ramadan. Dalam artikel ini juga terdapat ulasan kapan waktu untuk bayar utang puasa. 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Dalam puasa Ramdan ada beberapa orang yang diperbolehkan tidak berpuasa, namun dengan mengganti puasa di lain hari.

Mengganti puasa di kemudian hari biasa di sebut mengqadha puasa.

Mengqadha puasa dilakukan dengan cara berpuasa sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan.

Jika Anda meninggalkan puasa lebih dari satu hari, pelaksanaan qadha puasa dapat dilaksanakan secara berturut-turut atau secara terpisah.

Niat puasa qadha berbeda dengan niat puasa Ramadan. 

Berikut ini bacaan niat qadha puasa atau utang puasa Ramadan.

Dikutip dari kepri.kemenag.go.id, ketentuan qadha puasa, yaitu bagi mereka yang tidak mampu melaksanakan puasa karena dalam keadaan sakit atau dalam perjalanan yang jauh dan bersifat temporer.

Dan mereka diwajibkan mengganti puasanya sebanyak hari yang ditinggalkan di luar bulan ramadhan.

"Sedangkan bagi mereka yang meninggalkan puasa ramadhan karena Lanjut Usia, Sakit menahun yang tidak ada harapan kesembuhannya serta Wanita hamil dan wanita yang menyusui yang meninggalkan puasa karena khawatir akan janin yang dikandungnya dan anak yang disusuinya, maka dikenai Fidyah Puasa Ramadhan dengan cara memberi makan orang miskin dengan kadar besar fidyah: 1 mud atau 8 ons, yang jika diuangkan senilai Rp. 15.000,- (Lima belas ribu rupiah) per hari sebanyak puasa yang ditinggalkan,” ungkap H. Samsudin.

Halaman
1234
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved