Breaking News:

Berita Jawa Timur

BPSDM Jatim Raih Akreditasi A, Khofifah: Jatim Siap Jadi Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Nasional

BPSDM Jatim berhasil meraih Akreditasi A dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Dok Pemprov Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa 

Lebih lanjut, Khofifah pun berharap BPSDM Jatim bisa tetap mempertahankan capaian akreditasi A untuk 5 tahun kedepan yang tentunya semakin kompleks tingkat penilaian dan juga kualitas yang diinginkan oleh LAN sebagai Pembina Lembaga Pelatihan yang ada di Indonesia.

Selain itu, juga terus berbenah untuk bisa meningkatkan fungsi BPSDM dalam hal peningkatan kompetensi ASN baik di level Nasional, provinsi, ataupun kabupaten/kota di Jatim.

"Akreditasi ini, harus bisa kita pertahankan dengan terus melakukan pembenahan di berbagai bidang. Ini penting, karena keberadaan BPSDM sebagai Kawah Candra Dimuka bagi para ASN sekaligus sebagai kilbat Pengembangan Kompetensi kedepan yang diharapkan menghasilkan ASN yang mandiri, Profesional dan berkualitas serta menguasai IT," pungkas Khofifah.

Sementara itu, Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, bahwa sejak Januari 2021 pihaknya telah mengajukan Re-akreditasi untuk empat program pelatihan di BPSDM Jatim.

Karena sesuai dengan persyaratan ditahun 2021 ini BPSDM Jatim harus di akreditasi kembali setelah 5 tahun yang lalu sudah menyandang akreditasi A yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan. program penilaian Re-akreditasi ini dimulai sejak bulan maret 2021, dengan format metode penilaian  yang baru.

"Kami sudah menyiapkan proses Re-Akreditasi ini cukup lama, termasuk pemenuhan semua persyaratan yang dibutuhkan. Terimakasih kami sampaikan atas dukungan penuh Ibu Gubernur, Widyaiswara, Para ASN di BPSDM Jatim serta para Alumni Pelatihan yang semuanya bagian dari penilaian yang dilakukan oleh serta  tim penilai dari LAN RI," ungkap Aries.

"Semoga, dengan akreditasi ini ASN di Provinsi Jatim akan semakin profesional dan CETTAR sesuai tagline dari Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur, serta dapat menjalankan program Corporate University untuk mensukseskan visi dan misi serta program nawa bhakti satya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur" lanjut Aries Agung Paewai.

Baca juga: 504 Hafidz dan Hafidzah Dapat Tunjangan Kehormatan dari Pemprov Jatim, Terima Rp 250 Ribu Tiap Bulan

Sementara itu, saat pengumuman oleh Deputi Bidang Kajian Kelembagaan Pengembangan Kompetensi ASN LAN RI, Dr. Muhammad Taufiq, DEA secara virtual  mengatakan BPSDM Jatim sudah menjalankan Program  Corporate University dimana ASN Jatim akan lebih mandiri.

Utamanya dalam hal pengembangan pembelajaran yang dilakukan sehingga kompetensi yang diharapkan semakin berkualitas dan Profesional.

"BPSDM Jatim selalu menjadi pusat perhatian terhadap pengembangan kompetensi ASN secara nasional. Maka status yang disandang saat ini sebagai lembaga penyelenggara  pelatihan terakreditasi harus semakin memperkuat produk-produk keluaran Pelatihan terutama ASN yang di didik dan dilatih di BPSDM Jatim," terangnya. (**)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved