Breaking News:

Kasus Penganiayaan di Sumenep

BREAKING NEWS - Tiga Tersangka Pembacokan Bermodal Celurit dan Parang di Sumenep Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku penganiayaan di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura ditangkap Polres Sumenep, Senin (17/5/2021).

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Polisi menangkap tiga pria asal Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura yang merupakan tersangka dalam kasus penganiayaan. 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Tiga Pelaku penganiayaan di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura ditangkap Polres Sumenep, Senin (17/5/2021).

Mereka ditangkap di tempat kejadian pertigaan, tepatnya di Jalan Raya Arjasa, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Pantauan TribunMadura.com, ketiga tersangka bernama Hermanza (29), Surahmat (24) dan Nur Hamsah (39), warga Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan penangkapan itu pada hari Sabtu tanggal 15 Mei 2021 sekira pukul 17.45 WIB.

"Tiga orang tersangka kasus penganiayaan itu sudah diamankan di Polsek Kangean," kata AKP Widiarti Sutioningtyas pada Senin (17/5/2021).

Baca juga: Pengetatan Perjalanan Setelah Larangan Mudik 18-24 Mei, Keluar Masuk Ponorogo Bawa Surat Kesehatan

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengungkapkan, korban dari tiga tersangka penganiayaan ini bernama Musa (40), warga satu desa di pulau kangean.

Dalam peristiwa penganiayaan terhadap korban Musa kata Widiarti Sutioningtyas, setelah di lakukan introgasi kepada tersangka Hermaza mangakui bahwa telah melakukan pembacokan sebanyak dua kali.

"Tersangka ini mengaku membacok sebanyak dua kali dengan menggunakan sebuah celurit yg dilakukan oleh dua orang tersangka lainnya," ungkapnya.

Tersangka Surahmat menggunakan parang, membacok sebanyak 2 kali kepada korban dan Nur Hamsah menggunakan celurit sebanyak 3 kali kepada korban.

Dalam kejadian ini, polisi berhasil mengamankam sejumlah barang bukti diantaranya satu) buah celurit, satu buah parang, satu buah pisau, satu unit sepeda motor Honda vario 125 cc warna putih kombinasi hitam (Milik Surahmat).

Selain itu juga diamankan satu unit sepeda motor Honda vario 125 cc warna biru kombinasi hitam (Milik Hermanza).

Ditanya apakah motif penganiayaan dalam kasus ini, pihaknya mengaku masih dilakukan pemeriksaan di Polsek Kangean Polres Sumenep.

"Tersangka ini dikenakan pengetrapan pasal 170 Subs. Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana," katanya.

Baca juga: Kapolres Pamekasan Pimpin Apel dan Halal Bihalal, Apresiasi Kinerja Anggota Selama Idul Fitri 1442 H

Simak artikel lain terkait Kasus Penganiayaan, Kabupaten Sumenep, Pulau Kangean

FOLLOW US:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved