Breaking News:

Idul Fitri 2021

Dikerjakan Seperti Ibadah Setahun Penuh, Berikut Keutamaan Menjalankannya Serta Niat Puasa Syawal

Tata cara mengerjakan puasa Syawal sama seperti puasa Ramadan dan puasa sunnah lainnya, yang diawali dengan niat, sahur, serta buka puasa.

Editor: Elma Gloria Stevani
Freepik/garakta_studio
Tata cara mengerjakan puasa Syawal sama seperti puasa Ramadan dan puasa sunnah lainnya, yang diawali dengan niat, sahur, serta buka puasa. 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Puasa Syawal ialah puasa sunnah yang dikerjakan pada hari-hari bulan Syawal setelah idul fitri, yang dilakukan selama enam hari.

Menjalankan puasa sunnah syawal memiliki keutamaan bagi yang menjalankannya, yaitu seakan puasa setahun penuh.

Tata cara mengerjakan puasa Syawal sama seperti puasa Ramadan dan puasa sunnah lainnya, yang diawali dengan niat, sahur, serta buka puasa.

Berikut ini tata cara dan ketentuan puasa Syawal:

  • Puasa Syawal yang dilakukan selama enam hari
  • Diutamakan dikerjakan secara berurutan
  • Usahakan untuk mengganti utang puasa Ramadan terlebih dahulu

Mengutip laman Muhammadiyah.or.id, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, orang yang mengerjakan puasa Syawal akan mendapatkan pahala puasa seperti orang yang berpuasa sepanjang masa.

Artinya: Dari Abi Ayyub al-Anshari r. a. (diriwayatkan) … bahwa Rasulullah saw bersabda: Barang siapa sudah melakukan puasa Ramadan, kemudian menambahkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia telah melaksanakan puasa sepanjang masa. [HR Jama’ah ahli hadis selain dan an-Nasa’i].

Hadis lain menyebut ganjaran puasa Syawal adalah seperti puasa satu tahun penuh.

[عَنْ ثَوْبَانَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ فَشَهْرٌ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ وَصِيَامُ سِتَّةِ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ فَذَلِكَ تَمَامُ صِيَامِ السَّنَةِ . [رواه أحمد

Artinya: Dari Tsauban, dari nabi saw (diriwayatkan bahwa) beliau bersabda: Barang siapa berpuasa Ramadan, maka pahala satu bulan Ramadan itu (dilipatkan sama) dengan puasa sepuluh bulan, dan berpuasa enam hari sesudah Idul Fitri [dilipatkan sepuluh menjadi enam puluh], maka semuanya (Ramadan dan enam hari bulan Syawal) adalah genap satu tahun. [HR Ahmad].

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved