Breaking News:

Berita Sampang

Konsekuensi Menanti Jika ASN di Sampang Tak Meningkatkan Kinerjanya, ada Penghasilan yang Dipotong

Untuk ASN terlambat, TPP akan dipotong secara berjenjang sesuai dengan keterlambatannya, 31 - 60 menit dipotong sampai 1 persen.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Organisasi Pemkab Sampang Imam Sanusi. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sampang diharapkan benar-benar optimal.

Jika tidak, siap-siap menerima konsekuensi, yakni pemotongan jumlah Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), bahkan hingga 100 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Organisasi Pemkab Sampang Imam Sanusi mengatakan, bahwa adanya TPP bertujuan untuk meningkatkan kinerja ASN.

Menurutnya, saat ini TPP dibagi menjadi dua, yakni pertama untuk kinerja sebanyak 60 persen, ke dua untuk tingkat kehadiran sebanyak 40 persen.

Untuk ASN terlambat, TPP akan dipotong secara berjenjang sesuai dengan keterlambatannya, 31 - 60 menit dipotong sampai 1 persen.

"Kemudian 61 - 90 persen di potong 1,2 persen dan terlambat diatas 90 menit dipotong 1,5 persen," 

"Sedangkan untuk bagian kinerja, kalau tidak membuat laporan kinerja dipotong 100 persen dari 60 persen," imbuh dia.

Sementara, untuk besaran TPP yang diberikan kepada setiap ASN tidak sama nominalnya tergantung kelas jabatan.

"Jadi semakin tinggi kelas jabatannya, jumlah TPP yang diperoleh akan besar," ungkapnya.

ia menambahkan, untuk pencairan TPP itu berbeda dengan gaji yang diperoleh setiap bulannya, dalam arti TPP akan cair setelah pegawai melakukan kerja, sedangkan gaji cair sebelum kerja.

Sehingga, pencairan TPP akan turun pada bulan berikutnya, misalkan ASN bekerja pada Januari, TPP akan diterima pada bulan Februari.

"Pengajuan TPP maksimal tanggal 5 dan untuk pencairan bisa tanggal 10 sampai 15," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved