Breaking News:

Berita Pamekasan

Senggolan Berdarah Sopir Pamekasan, Warga Blumbungan Dikeroyok Sekumpulan Pemuda Karena Hal Sepele

Warga Desa Blumbungan Kabupaten Pamekasan dikeroyok segerombolan pemuda karena masalah sepele.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Frengky (kernet Ainul Fajri, kanan) saat menunjukkan surat laporan dari Mapolres Pamekasan, Madura, Minggu (16/5/2021) malam. 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ainul Fajri, warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, diduga menjadi korban pengeroyokan.

Korban yang merupakan seorang sopir itu diduga dikeroyok segerombolan pemuda di depan lapangan tenis, Jalan Kabupaten, pada Sabtu (15/5/2021).

Akibat aksi pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala hingga berdarah.

Kasus dugaan pengeroyokan tersebut sudah dilaporkan ke Mapolres Pamekasan dengan tanda terima laporan Nomor TBL-B/204/V/RES.1.6/2021/RESKRIM/SPKT Polres Pamekasan tertanggal 15 Mei 2021.

Ainul Fajri menceritakan, pengeroyokan tersebut berawal saat ia mengendarai mobil pikap bersama rekannya.

Baca juga: Warga Pamekasan Dianiaya Pedagang Kain di Pasar Kolpajung, Wajah Lebam setelah Ditonjok Karena Utang

Tanpa sengaja, mobilnya menyerempet pemotor di dekat Masjid Agung Asy Syuhada Pamekasan.

Ia menyebut, motor yang diserempetnya tak sampai jatuh ke aspal.

Dari kejadian itu, keduanya sepakat bertemu di Jalan Kabupaten, dengan tujuan menyelesaikan permasalahan.

Saat keduanya tiba di lokasi, terjadi perdebatan hingga berujung percekcokan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved