Breaking News:

Berita Surabaya

Pengakuan Remaja Tanggung di Surabaya, Tak Kapok Digelandang Polisi Demi Ikut Balap Liar di Jalanan

Sehari-harinya, Tim Respatti Samapta Polrestabes Surabaya mendapati para pemuda yang melakukan balap liar.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Puluhan remaja yang diamankan polisi setelah terjaring razia balap liar di Surabaya, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Aksi balap liar, baik motor maupun sepeda angin masih terjadi di Surabaya.

Sehari-harinya, Tim Respatti Samapta Polrestabes Surabaya mendapati para pemuda di penjuru Surabaya melakukan aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban tersebut.

Dimas (29), satu di antara pemuda yang pernah terjaring dalam patroli polisi mengaku, tak kapok digelandang ke Polrestabes Surabaya hanya demi balap sepeda liar.

"Pernah dulu motor saya ditahan karena ikut lihat balap sepeda angin di Dharmahusada depan SMK 5 itu," kata dia kepada Surya.co.id ( grup TribunMadura.com ), Selasa (18/5/2021).

"Setelah itu ya ikut main lagi. Nonton lagi," akunya.

Baca juga: Kedapatan Bersiap Ikut Ajang Balap Liar, Ratusan Pemuda di Kabupaten Ponorogo Diamankan Polisi

Warga Dukuh Pakis yang kini tinggal di Gembong itu mengaku, ia bersama teman-temannya senang melihat balapan, apalagi disisipi taruhan uang.

"Pasti ada taruhannya. Pernah juga pegang uang (taruhan)," akunya.

Pria pengangguran itu tak punya pilihan lain selain ikut taruhan balap liar.

Menurutnya, hanya itu sumber pemasukannya selama ini.

Sementara itu, tim respatti kembali amankan puluhan pemuda bersama sembilan motor dan tiga sepeda angin di Jalan Manyar dan Diponegoro Surabaya, Selasa (18/5/2021) dini hari.

Baca juga: Resahkan Warga, 18 Motor Milik Pebalap Liar Diamankan Polsek Palengaan Pamekasan Jelang Buka Puasa

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved