Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Rapid Test Antigen Gratis untuk Santri yang Kembali ke Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, melakukan beberapa upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Santri Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur, asal Kabupaten Pamekasan, Madura, saat dirapid test antigen oleh Tim Nakes Rapid Puskesmas Galis, di Kantor Kecamatan Galis, Sabtu (22/5/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor:: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, melakukan beberapa upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19

Salah satunya dengan memfasilitasi santri untuk melakukan rapid tes antigen gratis sebelum kembali ke pondok pesantren.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Nanang Suyanto mengaku menyediakan fasilitas rapid tes antigen gratis bagi santri yang hendak kembali ke pondok pesantren di semua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di 13 kecamatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19

"Kalau ada santri yang mau kembali ke pondoknya, dia bisa menghubungi puskesmas terdekat. Kita akan layani, khususnya santri yang akan ke luar Pamekasan, kalau untuk Pamekasan tidak perlu," kata Nanang Suyanto kepada TribunMadura.com, Sabtu (22/5/2021).

Menurut dia, sejauh ini ada beberapa alumni pondok pesantren tertentu yang mengkoordinir santri aktif untuk melakukan rapid tes sebelum kembali ke pondok pesantren.

Namun, bagi santri yang tidak terkoordinir alumni bisa langsung mendatangi puskesmas terdekat.

Meskipun tidak terkoordinir alumni, tambah dia, Pemkab Pamekasan juga melayani yang bersangkutan tanpa biaya alias gratis. 

Karena tujuan dari rapid tersebut untuk mengetahui status kesehatan santri yang akan kembali ke pondok pesantren.

"Di mana kita bisa mencegah apabila santri itu terindikasi positif pada pemeriksaan rapid antigennya, maka ia harus melakukan isolasi mandiri dulu di rumah," jelas Nanang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved