Breaking News:

Arema FC

Terbongkar Alasan Arema FC Tunjuk Pelatih Asing Dibanding Lokal, Singgung Sosok Mendiang Suharno

Beberapa musim terakhir, Arema FC menunjuk pelatih asing Milomir Seslija, Mario Gomez, Carlos Oliveira, hingga terbaru Eduardo Almeida.

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Instagram/aremafcofficial
Pelatih Arema FC Liga 1 2021 Eduardo Almeida. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pelatih asing masih menjadi pilihan Arema FC sebagai nahkoda tim yang bermarkas di Malang tersebut.

Beberapa musim terakhir, Arema FC menunjuk pelatih asing untuk menangani tim, seperti Milan Petrovic, Milomir Seslija, Mario Gomez, hingga Carlos Oliveira.

Terbaru, pada persiapan Liga 1 2021, Arema FC kembali menunjuk pelatih asing, Eduardo Almeida.

Ada beberapa alasan manajemen Arema FC kembali memilih pelatih asing, satu di antaranya ialah soal mental dalam melatih.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, bicara soal mental pelatih lokal yang pernah menangani Arema FC, tak ada yang bisa mengalahkan mental Suharno.

Baca juga: Bocoran Jersey Arema FC untuk Liga 1 2021, Warna Tak Beda dari Musim Sebelumnya, Segera Diluncurkan

Seperti diketahui sebelumnya, Suharno merupakan pelatih Arema FC yang meninggal dunia diduga karena serangan jantung pada tahun 2015 silam.

"Untuk cara melatih mungkin pelatih lokal dan asing tidak banyak beda," kata Ruddy Widodo, Minggu (23/5/2021).

"Secara pengetahuan juga mungkin hampir sama. Tapi saya belum menemukan pelatih lokal yang memiliki mental kuat seperti almarhum Suharno," sambung dia.

"Almarhum mungkin bukan pelatih yang terpintar, tapi mental beliau tidak ada yang bisa menandingi hingga sekarang," tambahnya.

Bagi Ruddy, almarhum Suharno cocok dijuluki pelatih yang memiliki mental tahan banting, sehingga sangat dicintai Aremania.

Baca juga: Dipimpin Pelatih Eduardo Almeida, Latihan Perdana Arema FC setelah Libur Lebaran Digelar Tertutup

"Almarhum kuat segala tekanan karena dekat dengan Aremania. Jujur kami katakan, belum ada pelatih lokal yang mentalnya sebagus almarhum," jelasnya.

Perlu diketahui, Suharno melatih Arema dalam tiga periode, yaitu tahun 1996-1997, 2011-2012 dan 2014-2015.

Dalam periode terakhir dia memberikan 7 trofi untuk Arema, diantaranya Piala Gubernur Jatim, Trofeo Persija sebanyak dua kali, SCM Cup, Inter Island Cup, Bali Island Cup dan Sunrise of Java Cup.(myu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved