Breaking News:

Berita Blitar

Terus Bertambah, Jumlah Bangunan yang Rusak Akibat Gempa di Blitar Capai 220, Didominasi Rumah Warga

Ada 220 bangunan rusak ringan dan sedang akibat guncangan gempa Blitar hingga Minggu (23/5/2021).

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Kondisi dinding rumah warga Desa Jabung, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, retak dampak gempa bumi yang terjadi pada Jumat (21/5/2021) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Jumlah kerusakan bangunan akibat peristiwa gempa bumi di Kabupaten Blitar terus bertambah.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, ada 220 bangunan rusak ringan dan sedang akibat guncangan gempa hingga Minggu (23/5/2021).

Bangunan rusak dampak gempa Blitar terdiri atas rumah warga, tempat ibadah, sekolah, Puskesmas, ruang terbuka hijau, kantor desa, dan perkantoran.

Rinciannya, sebanyak 190 unit rumah warga, 18 sekolah, tujuh tempat ibadah, satu kantor desa, satu ruang terbuka hijau, dan dua perkantoran.

Sejumlah bangunan rusak itu tersebar di 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar. Antara lain di Kecamatan Wates, Panggungrejo, Talun, Kesamben, Kanigoro, Kademangan, dan Wonotirto.

Baca juga: Pengunjung Mall Ponorogo City Center Berhamburan, Panik saat Terjadi Gempa Blitar Magnitudo 6,2

Mayoritas, bangunan mengalami kerusakan pada dinding retak dan genteng rontok.

"Itu data sementara, masih ada data yang masuk dan hari ini terakhir pendataan," kata Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Blitar, Nadek, Minggu (23/5/2021).

Nadek mengatakan, belum menghitung nilai kerugian dampak peristiwa gempa bumi di Kabupaten Blitar.

"Setelah pendataan selesai, tim akan melakukan assessment untuk menghitung nilai kerugiannya," ujarnya. (sha)

Baca juga: Gempa Blitar 6,2 SR Terasa Sampai Tulungagung, Rumah-Rumah Warga Sempat Bunyi Gemertak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved