Berita Malang

Warga Desa di Malang ini Menyeberangi Sungai Pakai Rakit, Tak Ada Jembatan Penghubung Antar Desa

Warga Desa Rejoyoso Kabupaten Malang harus menyebrangi Sungai Lesti menggunakan perahu rakit jika ingin menuju desa lain.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Warga menyeberangi Sungai Lesti Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menggunakan perahu rakit, Selasa (25/5/2021). 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Warga Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, terpaksa harus menyebrangi Sungai Lesti jika ingin menuju Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran.

Hal itu dilakukan karena tidak ada jalan penghubung Desa Rejoyoso menuju Desa Kanigoro, Kabupaten Malang.

Walhasil, warga terpaksa menyebrangi Sungai Lesti dengan menggunakan perahu rakit, yang biasa disebut getek.

Mariyam (50), warga sekitar Sungai Lesti bercerita, sejak tinggal Desa Rejoyoso, ia mengandalkan penyeberangan getek untuk dapat menuju wilayah Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran.

"Kalau mau ke pasar harus menyebrang pakai getek karena gak ada jembatannya," ucap Mariyam ketika ditemui pada Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Ambruk, Jembatan di Desa Somber Sampang Segera Diperbaiki, Pemkab Ajukan Bantuan Rp 1 Miliar Lebih

Berdasarkan pantauan di lokasi, getek yang digunakan untuk menyebrang sungai dapat mengangkut 5 sepeda motor.

Kapasitas perahu dapat ditumpangi 10 orang dengan asumsi setiap sepeda motor ditumpangi 2 orang.

Tarif sekali jalan menyeberangi sungai sebesar Rp 2 ribu.

Mariyam merasa, menyeberang Sungai Lesti menggunakan perahu getek merupakan satu-satunya akses terdekat untuk menjangkau wilayah Desa Kanigoro.

Kata warga, Sungai Lesti juga cukup dalam. Meski airnya tenang, menyebrang sungai pakai getek menyimpan resiko yang berbahaya.

Sebenarnya, Mariyam mengetahui jalan alternatif menuju Desa Kanigoro. Namun harus memutar jalan sejauh 12 kilometer.

Wanita yang bekerja sebagai petani ini kerap menemui kendaraan roda empat tersesat menuju jalan penyebrangan getek tersebut.

Para pengendara yang tersesat kebanyakan menuruti petunjuk navigasi gawai.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved