Breaking News:

Berita Trenggalek

Orangtua Penghina Gus Miftah Ungkap Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Begini Sikap Sang Pendakwah

Remaja asal Trenggalek yang diduga menyebarkan ujaran kebencian pada Gus Miftah diduga mengalami gangguan jiwa.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Instagram/gusmiftah
Video permintaan maaf orangtua H pada Gus Miftah di Polsek Panggul, Kabupaten Trenggalek, Rabu (26/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Orang tua H, remaja asal Trenggalek yang diduga mengujar kebencian kepada pendakwah Gus Miftah, meminta maaf atas sikap sang anak.

Permintaan maaf itu dibacakan Orang tua H di Polsek Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Video permintaan maaf itu diunggah Gus Miftah di laman akun Instagram-nya @gusmiftah.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Gus Miftah atas perbuatan anak saya saudara Harmoko tersebut,” kata ayah H, Slamet, seperti dikutip dalam video diunggahan Gus Miftah, Rabu (26/5/2021).

Dalam video itu, sang ayah juga menginformasikan bahwa anaknya mengalami gangguan kejiwaan sejak dua tahun.

Baca juga: Terduga Penghina Gus Miftah Dipulangkan, Tunjukan Perilaku Aneh saat Diamankan di Kantor Polisi

“Anak saya saudara Harmoko sejak 2 tahun belakangan memang sudah mengalami gangguan jiwa-mental yang menurut kami di luar akal manusia biasa,” sambungnya.

Menanggapi itu, Gus Miftah dalam keterangannya di Instagram menyampaikan beberapa sikap.

“Pertama, kalau memang gangguan jiwa, saya doakan semoga cepat sembuh. Kedua, kalau ngaku-ngaku gila semoga….. (isi sendiri),” tulis Gus Miftah.

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman itu juga menyampaikan alasannya memaafkan H.

“Ketiga, dan kalau saya memaafkan bukan hanya karena pertimbangan gila…. Saya lebih melihat kepada bapak-ibunya, yang akhirnya harus repot dan menjadi malu gara-gara ulah anaknya,” sambung Gus Miftah.

Baca juga: Terduga Pelaku Ujaran Kebencian Gus Miftah Ditangkap Polres Trenggalek, Polisi Dalami Alasan Pelaku

Dalam postingan itu, Gus Miftah juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Trenggalek, sabahat Banser Trenggalek, dan jajaran Polres yang bergerak cepat.

“Matur nuwun Bupati Trenggalek, sahabat Banser Trenggalek, dan jajaran Polres Trenggalek yang bergerak cepat sebelum yang bersangkutan dihakimi massa,” tutupnya.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Tatar Hernawan membenarkan adanya permintaan maaf dari keluarga Harmoko.

Pihaknya mengaku memulangkan H dari Mapolres ke keluarganya hari ini, Rabu (26/5/2021).

“Gus Miftah belum melapor. Dan Gus Miftah juga tidak mau melapor melihat kejiwaannya (Harmoko) seperti itu,” kata Tatar. (fla)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved